Soal Penganiayaan Badut oleh Pol PP di Lampu Merah, Budiman AS Sebut Pemkot Harus Solutif

Redaksi

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Anggota DPRD Provinsi Lampung dapil Bandarlampung Budiman AS geram sekaligus prihatin atas penganiayaan seorang pria bernama Muhammad Suwanda (25) oleh oknum Satpol PP Bandar Lampung saat sedang bekerja sebagai badut di lampu merah, Jalan Cut Nyak Dien, Palapa, Tanjung Karang Pusat (22/8).

Akibat peristiwa tersebut, Suwanda mengalami luka lebam di bagian pelipis atas dan bagian dada sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM).

“Saya prihatin dengan sikap oknum Pol PP yang menganiaya seorang badut yang notabenenya hanya mencari makan di jalanan. Ini sangat arogan,” ucap Budiman (23/8).

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Peta Zonasi Mangrove Lampung Usai Terbit PP Nomor 27 Tahun 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPC Demokrat Bandarlampung ini juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak oknum Polisi Pamong Praja Kota Bandarlampung tersebut.

“Harus ditindak tegas sesuai perbuatan dan hukum yang berlaku,” kata Budiman.

Budiman juga menyarankan kepada pemerintah Kota Bandarlampung untuk lebih solutif menyikapi maraknya pelaku seni jalanan, seperti badut ataupun manusia silver.

“Pemerintah harus memiliki solusi dalam menyikapi hal ini, solusi yang inovatif kreatif dan tentunya produktif agar mereka tidak lagi turun ke jalan,” jelasnya.

Sebelumnya, Muhammad Suwanda (25) menjadi korban penganiayaan oknum pol PP saat dirinya sedang bekerja menjadi badut di lampu merah, Jalan Cut Nyak Dien, Palapa, Tanjung Karang Pusat pada Senin (22/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

Muhammad Suwanda mengatakan, peristiwa itu berawal dari ia menjadi badut di lampu lerah, kemudian datang personel Satpol PP Bandar Lampung mengendarai mobil patroli.

“Saya itu kaget, langsung lari dan dikejar mereka, saat ketangkep langsung diangkut ke kantornya di depan bundaran Masjid Alfurqon,” katanya, Selasa (23/8).

Suwanda menambahkan, saat di perjalanan ia dipukul oleh oknum Satpol PP Bandar Lampung dikarenakan saat ditangkap ia berteriak.

Baca Juga  Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

“Ditendang, dipukul gak ngerti lagi, di dalam mobil ada tiga badut dan satu anak punk, tapi yang pukulin saya sama satu orang anak punk,” katanya.

Akibat dipukuli, korban mengalami sesak napas sehingga harus mendapatkan perawatan di ruang IGD.

Atas kejadian itu ia melapor ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor: LP/B-1/1949/VIII/2022/Polresta Bandar Lampung.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra membenarkan adanya laporan tersebut dan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Benar, saat ini tengah dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (Agis)

Berita Terkait

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata
DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB