Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mempercepat transformasi pelayanan publik. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), SMP negeri, hingga puskesmas kini diwajibkan memiliki inovasi berbasis digital.
(Netizenku.com): Kebijakan itu disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat membuka Sosialisasi Inovasi Daerah 2026 dan menyerahkan Piagam Penghargaan Inovasi Daerah Tahun 2025 di Aula Semergou, Rabu (20/5/2026).
Eva mengatakan inovasi tidak lagi menjadi pelengkap dalam pemerintahan. Menurutnya, setiap perangkat daerah harus mampu menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Mulai tahun ini perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pelayanan dasar wajib memiliki inovasi dan terinput dalam sistem aplikasi,” kata Eva Dwiana.
Layanan Publik Harus Berubah
Kewajiban tersebut berlaku bagi OPD yang menangani pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan, ketenteraman, hingga urusan sosial. Selain itu, SMP negeri dan puskesmas juga diminta terus mengembangkan inovasi pelayanan.
Eva menegaskan setiap inovasi harus memberi dampak nyata. Bukan sekadar memenuhi administrasi atau menjadi kegiatan seremonial.
“Jangan takut melakukan terobosan, asalkan untuk kepentingan masyarakat dan dilakukan secara akuntabel,” ujarnya.
Dorong Kota yang Lebih Modern
Pemkot Bandar Lampung saat ini membangun ekosistem inovasi daerah untuk mempercepat digitalisasi layanan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi.
Eva berharap perubahan tersebut mampu memperkuat citra Bandar Lampung sebagai kota yang modern dan responsif terhadap kebutuhan warganya.
“Kita ingin Bandar Lampung bukan hanya dikenal karena wisata dan kulinernya, tetapi juga menjadi kota yang responsif dan modern dalam melayani masyarakat,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemkot Bandar Lampung juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi pelayanan sepanjang 2025. Pemerintah berharap langkah itu memacu lahirnya lebih banyak inovasi sehingga birokrasi semakin efisien dan kualitas pelayanan publik terus meningkat.(*)








