Sawur Kesange Jelang Nyepi Umat Hindu

Redaksi

Jumat, 16 Maret 2018 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atraksi ogoh-ogoh di Tugu Adipura, jelang Nyepi yang akan dilakukan oleh umat Hindu di Lampung.

Atraksi ogoh-ogoh di Tugu Adipura, jelang Nyepi yang akan dilakukan oleh umat Hindu di Lampung.

Bandarlampung (Netizenku): Dalam rangka menyambut hari raya Nyepi tahun baru saka 1940, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PDHI) Provinsi Lampung menggelar pawai dengan mengarak ogoh-ogoh, yang terpusat di Tugu Adipura, Jumat (16/3). Acara ini juga berlangsung dengan meriah, lantaran dihadiri oleh seluruh umat Hindu se-Bandarlampung.

Acara itu dibuka oleh Plt Walikota Bandarlampung, M Yusuf Kohar, dan hadir dalam acara itu Ketua PDHI Provinsi Lampung, I Ketut Pasek, serta perwakilan dari Polda Lampung.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

Panitia acara, Wayan Sudasta (46) mengatakan, kegiatan ini dalam agama Hindu lebih dikenal dengan nama Sawur Kesange, yang bermakna membersihkan diri. \”Banyak, kan sange itu sembilan, membersihkan sembilan, membersihkan diri, mempesihkan pikiran, membersihan alam sekitar, dan lainnya,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maksudnya, lanjut dia, adalah agar umat Hindu sebelum melakukan nyepi pada Sabtu (17/3) besok, sudah membersihkan diri sehingga tidak ada godaan dan nyepi dapat berjalan lancar.

Baca Juga  Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

\”Besok nyepi, kegiatannya ya mati geni (mematikan api), mati lelungaan (tidak berpergian), mati karye (tidak bekerja). Ya di dalam rumah, minimal di pekarangan rumah,\” kata dia.

Menurut dia, ogoh-ogoh yang sudah ditampilkan dalam pawai dan atraksi akan dibakar. \”Selesai ini kan dibawa pulang ke rumah, terus di bakar. \”Di praline (dibunuh) supaya besok menjalankan nyepi khusuk tidak ada gangguan,\” kata dia.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

Setidaknya ada lima ogoh-ogoh dalam pawai ini, salah satunya ogoh-ogoh sangiang kala abang. \”Bahasa Indonesianya dedemit merah lah gitu. Mereka ini kan dianggap yang mengganggu umat manusia. Sehingga nanti dibakar dimusnahkan,\” kata dia.

Usai acara nyepi, Minggu (16/3) lusa hindu akan melaksanakan mandi kembang untuk mensucikan diri. \”Namanya ngembak geni, bersih-bersih diri ke laut, mandi kembang mensucikan diri,\” tutupnya.(Agis)

Berita Terkait

Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru