Rubiono Bantah Bagi-bagi Beras Bansos

Redaksi

Jumat, 9 November 2018 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Rubiono, calon anggota legislatif (caleg) Partai PDI-Perjuangan daerah pemilihan 3, membantah melakukan pembagian beras bansos disertai stiker dan kalender sosialisasi bergambar dirinya.

Bantahan tersebut menyusul atas adanya dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukannya atas laporan Ari Gunawan Tantaka caleg Partai Demokrat Dapil 3 ke Bawaslu Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pada 2 November 2018 lalu, yang didampingi beberapa saksi diantaranya Ahmad Ainul Fuad, Stevanus, keduanya merupakan Warga Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung.

\”Saya tidak mengetahui dari manakah asal beras yang telah diterima oleh salah satu masyarakat Tiyuh Tunas Jaya RT 016 Kecamatan Gunung Agung sehingga saya menjadi terlapor atas dugaan pelanggaran pemilu,\” kata Rubiono kepada netizenku.com, Kamis malam (8/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Rubiono tersebut juga telah disampaikannya kepada Gabungan Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) di hadiri Kanit PPA Polres Tulang Bawang dan perwakilan Kejaksaan Negeri Menggala, serta komisioner Bawalu Tubaba sekitar pukul 14.45 Wib Kamis (8/11), di Kantor Bawaslu di Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Mediasi Sengketa Lahan Warga, Dua Pihak Sepakat Berdamai

\”Kalau masalah beras satu kantong plastik itu saya tidak tau beras itu darimana, tapi kalau stiker dan kalender yang dibawa dalam laporan salah satu caleg itu memang betul punya saya, itu sebagai bahan sosialisasi untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Tubaba,\” terangnya.

Rubiono mengaku, pihaknya tidak mengetahui sama sekali kronologi adanya stiker dan kalender bersamaan dengan beras tersebut. Bahkan itu bukanlah inisiatif ataupun suruhannya. \”Saya tanya tim saya, mereka juga tidak membagikan beras bantuan itu,\” terangnya.

Setelah memenuhi undangan Gakumdu dan Bawaslu Tubaba, pihaknya menganggap hal ini sudah selesai dan hasilnya diserahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. \”Niat pelapor saya tidak tahu. Tapi yang jelas saya tetap akan fokus atas pencalonan saya agar kiranya bisa sukses, keinginan masyarakat dapat tercapai dan aspirasi masyarakat dapat tersalurkan, dan Saya akan jadi wakil rakyat yang amanah,\” pungkasnya.

Baca Juga  Inovasi TP-PKK Tubaba Jadi Magnet Kunjungan TP-PKK OKI, Belajar Pengelolaan UMKM hingga Bank Sampah

Sementara Sumani, yang juga terlapor dalam kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Rubiono, dalam klarifikasi yang disampaikanya ke Bawaslu Tubaba sekitar pukul 16.00 Wib mengatakan, pihaknya diperintah oleh Kepalo Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung untuk mengambil bantuan beras di balai tiyuh setempat. Namun, pihaknya mengaku lupa tanggal dan bulan pengambilannya hanya saja dilakukannya di malam hari.

\”Jumlah bantuan beras yang saya ambil di Balai Tiyuh Tunas Jaya sebanyak 22 karung dengan berat masing-masing 10 Kg untuk dibagikan kepada 45 Kepala Keluarga di Tiyuh Tunas Jaya RT 016. Saya membagikan bantuan beras kepada setiap kepala keluarga sebanyak 1 kantong plastik,\” singkatnya.

Baca Juga  Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Pernyataan Sumani tersebut dibenarkan oleh  A Yani n  Kepalo Tiyuh Tunas Jaya Kecamatan Gunung Agung dalam klarifikasinya yang disampaikan ke Bawaslu Tubaba sekitar pukul 17.50 Wib di Kantor Bawaslu setempat. Menurut Yani, bahwa barang bukti berupa beras  yang disita oleh Bawaslu Tubaba merupakan bantuan dari bulog (Beras Rastra). Namun, pada saat beras dibagikan kepada ketua RT se-Tiyuh Tunas Jaya tidak berbarengan dengan pembagian kalender dan stiker bergambar caleg DPRD Tubaba dari PDIP dapil 3 atas nama Rubiono.

\”Saya malah mengetahui adanya pembagian beras disertai kalender dan stiker bergambar caleg DPRD Tubaba dari PDIP dapil 3 atas nama Rubiono di Tiyuh Tunas Jaya RT 016 dari Lanwascam Gunung Agung atas nama Eko,\” ulasnya. (arie)

Berita Terkait

Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan
BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro
Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri
Prilian Tiwi Masuk 15 Penulis Cerita Rakyat Lampung Lewat “Rahasia Las Sengok”
Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN
Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK
Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT
Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB