RSUDAM Klarifikasi Komplain Keluarga Pasien Soal Pelayanan

Redaksi

Selasa, 18 Juni 2019 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Terkait berita yang beredar tentang pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Kasubbag RSUDM, Akhmad Sapri mengatakan pihak rumah sakit sudah melaksanakan sesuai prosedur di UGD, pasien tersebut memiliki penyakit dalam yang harus di tangani terlebih dahulu, karena ada gangguan pada ginjal dan gula darahnya tinggi.

Sebelumnya, keluarga pasien (Yuniarti) 50 yang mengidap penyakit kangker payudara stadium IV yang ingin dilayani di Ruangan ICU, tapi di arahkan ke penyakit dalam karena prioritas. Dalam trease juga menunjukkan pasien harus dirawat dibagian penyakit dalam.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Pasien mengalami penurunan kesadaran sementara pernapasan bagus jantung bagus tekanan darah bagus, sedangkan pasien meminta pindah ke ICU, tetapi tidak ada indikasi pindah ICU,\” ujar Sapri yang di hubungi media Netizenku.com Selasa (18/6/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sapri meneruskan, ICU memakai alat ventilator, alat tersebut merupakan alat bantu napas, sementara ini nafas pasien bagus, artinya tidak semua pasien lemah masuk ke ICU, dan harus ada indikasi medis.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\”Sedangkan keluarga pasien meminta pindah ke ICU, dari indikasi medis pasien tidak ada gangguan nafas, maka pihak rumah sakit tidak memindahkan pasien ke ruang ICU,\” ungkapnya.

Dia menambahkan, pasien yang ingin pindah ke ruang ICU itu saran dari dokter dan bukan permintaan keluarga.

\”Jika pasien ingin meminta ruangan VIP atau Ruangan Paviliun itu boleh permintaan keluarga, tapi jika ingin masuk ruangan ICU itu adalah kewenangan dokter bukan dari pihak keluarga,\” tutupnya.(Aby)

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Canangkan Zona Integritas di RSUD Pringsewu

Senin, 15 Jun 2026 - 23:39 WIB

Pringsewu

Sekda Pringsewu Ingatkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 15 Jun 2026 - 23:36 WIB