Ridho tak Puas dengan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Redaksi

Selasa, 14 Agustus 2018 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, rupanya tidak puas atas hasil pertumbuhan ekonomi di provinsi ini. Berada di peringkat ketiga di bawah Sumatera Utara dan Selatan. Ridho yakin hal itu masih bisa ditingkatkan mengingat ada beberapa potensi daerah yang masih dalam tahap proses perkembangan.

”Terlebih Lampung memiliki posisi yang strategis, menjadi pintu gerbang Sumatera,” ujar Ridho dalam silaturahmi Industri Jasa Keuangan Provinsi Lampung di Mahan Agung, Bandarlampung, Senin (13/8) Malam.

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi yang dimaksud adalah akan beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Dermaga Eksekutif, perpanjangan lintasan Bandara Taufik Kiemas, dan Bandara Internasional Radin Inten II.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

“Selain itu, Pelabuhan Panjang sangat berpotensi menjadi pelabuhan pertama di Pulau Sumatera. Meningkatnya ekonomi Lampung akan berdampak positif terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dalam upaya itu terdapat tiga sektor yang menjadi lokomotif yaitu ketahanan pangan, industri, dan pariwisata. Di sektor ketahanan pangan dengan memperkuat sektor pertanian dan menjadikan Lampung sebagai lumbung ternak.

Di sektor industri dengan memperkuat pertumbuhan industri kecil dan menengah. Sedangkan di sektor pariwisata dengan mempercepat proses Bandara Taufik Kiemas dan Radin Inten II serta memunculkan keunggulan di daerah pariwisata.

Baca Juga  Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

”Ketiga sektor tersebut menjadi peluang dan harus didukung industri jasa keuangan di Provinsi Lampung,” harapnya.

Menurut Ridho, pemprov dan sektor jasa keuangan harus memberikan kontribusi dan peran serta dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Lampung untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Indra Krisna, menjelaskan industri jasa keuangan hadir di Provinsi Lampung memang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2018 diproyeksikan mencapai 5,4 persen. Angka tersebut cukup baik dan optimistis dapat dilakukan mengingat pada 2017 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen,” beber Indra.

Baca Juga  Pendistribusian Air Bersih BPBD Atasi Kekeringan Warga Way Laga

Ia menjelaskan saat ini tim percepatan akses keuangan daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung belum maksimal. Untuk itu, OJK harus berkontribusi, mendorong terbukanya akses keuangan daerah.

“Dalam waktu dekat karenanya kami akan melakukan BUMDes di Mesuji dan Tanggamus,” jelasnya.

Hal lain yang dilakukan adalah berupaya menumbuhkan kredit guna mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung. (*Aby).

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB