Ribuan Masa Tuntut Ketegasan Gakkumdu

Redaksi

Senin, 16 Juli 2018 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sekira ribuan masa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Lampung untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) menuntut kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung untuk bertindak profesional dalam menindak dugaan praktik money politic oleh paslon nomor urut 3, Arinal-Chusnunia.

Aksi yang digelar di depan Kantor Gakkumdu Lampung ini juga dalam rangka menuntut agar kekuatan korporasi bernama SGC, diusir dari Bumi Lampung. Menurut, Rifki Afang, selaku koordinator aksi, selama SGC masih menginjak tanah Lampung, sistem pemerintahan maupun perekonomian di Lampung ke depannya bakal dikuasai oleh SGC.

\”Arinal-Nunik cuma kacung SGC. SGC sudah dzolim, sudah mengacak-acak rakyat Lampung, bahkan sudah mengadu domba masyarakat. Bagi-bagi duit yang dilakukan tim Arinal-Nunik sudah teelihat dimana-mana, tetapi Bawaslu tidur, hanya menerima laporan. Hanya makan gaji buta. Ini tidak bisa didiamkan,\” tegas Rifki, Senin (16/7).

Kata Rifki, SGC sudah merampas tanah di Lampung. Bisa jadi, kata dia, ke depannya Lampung keseluruhan ditanam tebu. \”Ke depan, Lampung bukan tanah lada, tetapi tanah tebu. Kami minta jangan sampai SGC mengacak-acak Lampung. Karena SGC sudah meracuni rakyat Lampung,\” ucapnya.

\”Sudah sampai sejauh manakah keadilan ditegakkan oleh Bawaslu? Fakta-fakta di Lapangan tentang praktek Money Politic yang Terstruktur, Sistematis dan Masif bukan lagi dongeng, apalagi dengan hadirnya saksi-saksi dalam sidang Gakumdu, jelas membuktikan betapa gamblangnya praktek Money Politic yang dilakukan oleh Paslon No 3 dalam Pilgub Lampung 2018,\” timpalnya.

Mestinya, kata dia, ini adalah sinyal terang bagi rakyat Lampung untuk mendapatkan keadilan. \”Tetapi, akankah keberpihakan Bawaslu ada pada Rakyat? Ini yang harus kita perjuangkan! Untuk itu, kami menuntut Bawaslu agar menegakkan konstitusi demi tegaknya demokrasi dan kedaulatan rakyat di bumi Lampung yang telah tercabik-cabik oleh praktik curang politik uang yang dilakukan oleh Arinal – Nunik secara terstruktur, sistematis dan masif yang dibekingi oleh Cukong Politik PT. SGC,\” tegasnya.

Baca Juga  Mingrum: Petisi Rakyat Bukti Lemahnya Institusi Polisi dan Kinerja Penyelenggara

Senada, Ahmad Muslimin mengatakan bahwa Bawaslu Lampung tidak bekerja sesuai standar. Hal ini dibuktikan dengan kinerja tiga komisioner Bawaslu yang hanya menunggu laporan tanpa ada pengawasan langsung ke lapangan. \”Melihat kinerja yang seperti ini, artinya komisioner Bawaslu Lampung terpilih dalam proses yang tidak benar,\” ucapnya.

Kamis, Sidang Gakkumdu Diputuskan

Sementara di dalam sidang, Sentra Gakkumdu akan memutuskan hasil sidang laporan dugaan money politic yang dilakukan Arinal-Nunik, pada Kamis mendatang.

Baca Juga  Sahlan Syukur Sosialisasi Perda Rembug Desa di Bakauheni

Hal ini dikatakan Komisioner Bawaslu Lampung, Iskardo P Panggar, bahwa sidang yang digelar pihaknya hari ini merupakan agenda penyampaian kesimpulan pihak pelapor dan terlapor atas proses selama persidangan yang berlangsung sampai seminggu lebih atau digelar sejak tanggal 6 Juli 2018 sampai 14 Juli 2018.

Dalam persidangan, kedua belah pihak sepakat kesimpulan tidak dibacakan secara langsung melainkan diserahkan langsung kepada majelis sidang.

\”Sidang selanjutnya Kamis, dengan agenda pembacaan putusan, dan kepada pihak pelapor dan terlapor kami tidak mengundang secara tertulis. Kita akan bacakan pada kamis 19 juli 2018. Pukul 10.00 wib,\” terang Iskardo. (Rio)

Berita Terkait

Walikota-KPU Umumkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024
Jumlah TPS Pilkada 2024 Menurun Signifikan
Ketua KNPI Lampung Kembalikan Berkas ke 3 Parpol
Edy Irawan Ibaratkan Gerindra-Demokrat Baut dan Mur
5 Bulan Tertunda, Kantor Bawaslu Balam Diresmikan
Muzani Tegas RMD Maju Lewat Gerindra
RMD Usung Harmonisasi Program Pusat dan Daerah
Mas Wiriawan Serius Maju di Pilkada Pringsewu

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:56 WIB

Jumlah TPS Pilkada 2024 Menurun Signifikan

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:39 WIB

Flu Singapura Merebak di Lampung, 145 Kasus Suspek Tercatat

Kamis, 16 Mei 2024 - 21:17 WIB

Forum Investasi Lampung Segera Sampaikan Proyek Investasi yang Siap Ditawarkan 

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:15 WIB

Pemkot Kejar Utang, Pemprov Siap Penuhi Panggilan Dewan

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:08 WIB

Dinas Peternakan Lampung Akan Cek Hewan Kurban Mulai H-14 Idul Adha

Kamis, 16 Mei 2024 - 16:33 WIB

Ikhwal DBH, Pemprov Lampung Bakal Penuhi Panggilan DPRD 

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:52 WIB

Angkasa Pura II dan Basarnas Lampung Sepakat Perkuat Koordinasi Penyelamatan Kecelakaan Pesawat

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:47 WIB

BMBK Tingkatkan Infrastruktur Jalan untuk Sentra Pertanian dan Perkebunan

Berita Terbaru

Petugas dari Dinas Pertanian Kota Bandarlampung melakukan vaksinasi rabies pada Senin (20/5). (Foto: Ist)

Bandarlampung

Distan Vaksin Rabies 359 Hewan Peliharaan pada Hari Pertama

Senin, 20 Mei 2024 - 16:13 WIB

Peletakan batu pertama Tugu Pagoda dan Gapura Teluk Betung oleh Walikota Eva Dwiana. (Foto: Dok. Humas)

Bandarlampung

Eva: Tugu Pagoda dan Gapura Teluk Betung Simbol Toleransi

Senin, 20 Mei 2024 - 14:52 WIB

(Foto: Dok. Humas)

Bandarlampung

Walikota-KPU Umumkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:21 WIB

(Foto: Ilustrasi)

Lampung

Jumlah TPS Pilkada 2024 Menurun Signifikan

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:56 WIB

Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli, ketika diwawancarai. foto: arsip Luki.

Lampung

Flu Singapura Merebak di Lampung, 145 Kasus Suspek Tercatat

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:39 WIB