Realisasi Dana Desa 2025, Tiyuh Marga Asri Perkuat Pelayanan Masyarakat

ari

Senin, 22 Desember 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Tiyuh Marga Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), merealisasikan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp826.035.000 untuk mendukung peningkatan pelayanan publik, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Realisasi Dana Desa tersebut dilaksanakan melalui dua tahap, yakni tahap pertama sebesar Rp396.263.400 dan tahap kedua sebesar Rp429.771.600. Seluruh pelaksanaan program mengacu pada hasil Musyawarah Tiyuh serta ketentuan peraturan perundang-undangan dari pemerintah pusat.

Penjabat Kepalo Tiyuh Marga Asri, Boiman, S.E., menegaskan bahwa Dana Desa tahun 2025 diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat dan mendukung pembangunan tiyuh secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dana Desa kami kelola sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Setiap program direncanakan melalui musyawarah dan dilaksanakan sesuai aturan, dengan prinsip transparan dan akuntabel,” ujar Boiman, Senin (22/12/2025).

Baca Juga  Pemkab Tubaba Bangun Ikon Baru di Kota Budaya Uluan Nughik 

Hal tersebut diperkuat Carik Tiyuh Marga Asri, Junaedi, yang menyampaikan bahwa penyerapan anggaran dilakukan sesuai mekanisme, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, guna memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sepanjang tahun 2025, Dana Desa Tiyuh Marga Asri direalisasikan untuk mendukung operasional pemerintahan tiyuh, penyediaan sarana dan aset perkantoran, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, serta peningkatan layanan kesehatan, termasuk pemberian makanan tambahan, penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan, rehabilitasi Kantor Tiyuh, dan pembangunan toilet Posyandu.

Selain itu, Dana Desa juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan keagamaan, seperti pemberian insentif kepada penjaga makam dan petugas pemulasaran jenazah, penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), serta penyertaan modal Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTI) pada sektor ayam petelur sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi warga.

Baca Juga  Kejari Tubaba Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Revolving Sapi ke Pidsus

Boiman menyatakan, seluruh program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah tiyuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ekonomi masyarakat, serta membangun infrastruktur dasar yang menunjang aktivitas warga.

Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, Pemerintah Tiyuh Marga Asri juga melaporkan seluruh penggunaan Dana Desa melalui Aplikasi Jaga Desa milik Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat. Pelaporan ini dilakukan untuk mendukung program Sistem Informasi Kejaksaan Berbasis Digital Terpadu (Sikebut) dalam pengawasan dan pendampingan pengelolaan Dana Desa.

“Pelaporan melalui Aplikasi Jaga Desa menjadi bagian dari komitmen kami agar pengelolaan Dana Desa dapat diawasi secara terbuka dan berjalan sesuai ketentuan,” kata Boiman.

Baca Juga  Tiyuh Gunung Timbul Realisasikan Dana Desa 2025 untuk Infrastruktur

Ia juga mengapresiasi tingginya semangat gotong royong masyarakat Marga Asri yang berlandaskan filosofi lokal “Nenemo” (Nemen, Nedes, Nerimo), yang dinilai turut mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan sepanjang tahun 2025.

Meski demikian, Pemerintah Tiyuh Marga Asri mencatat sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga material bangunan, perubahan regulasi teknis pencairan dana, serta keterbatasan anggaran yang berdampak pada penetapan skala prioritas pembangunan.

Menatap tahun 2026, Boiman berharap pencairan Dana Desa dapat dilakukan lebih tepat waktu agar pelaksanaan pembangunan tidak terkendala musim serta dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat lebih cepat. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam Musyawarah Tiyuh guna merumuskan program produktif dan berkelanjutan.

“Kami ingin menjadikan tahun 2026 sebagai momentum peningkatan kemandirian Tiyuh Marga Asri dengan memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan
Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029
Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029
Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat
Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat
Pimpin Apel Bulanan, Sekda Tubaba Tegaskan Penegakan Disiplin ASN
Papa Rock n Roll Gelar Tubaba Berirama, UMKM Berjaya

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Februari 2026 - 13:38 WIB

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:51 WIB

Yusnadi, Sesalkan Kebijakan RSUD Sukadana yang Wajibkan Pasien Gunakan Ambulans Rumah Sakit Saat Rujukan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:18 WIB

TRIGA Lampung Kepung Kejaksaan Agung–KPK, Bongkar Dugaan Oligarki Gula, Pajak, dan Politik Uang

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:13 WIB

Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Sinergi Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:02 WIB

Lampung

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Feb 2026 - 13:38 WIB