Rawan Gempa, Lampung Barat Dijadikan Kabupaten Tangguh Bencana

Avatar

Minggu, 7 Oktober 2018 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burlianto Eka Putra (Foto: Iwan/Nk)

Burlianto Eka Putra (Foto: Iwan/Nk)

Lampung Barat (Netizenku.com) : Letak kabupaten Lampung Barat (Lambar) di daerah pertemuan lempeng Indo Australia dan lempeng Eurasia, serta merupakan daerah patahan atau sesar Sumatera, sehingga rawan terjadinya bencana alam gempa.

Selain gempa, Lambar juga merupakan daerah rawan bencana, seperti longsor dan banjir.

Menyadari kondisi tersebut, dalam pencegahan dampak bencana yang lebih besar, Kabupaten Lambar akan ditetapkan sebagai kabupaten tangguh bencana, yang akan dikukuhkan Bupati Parosil Mabsus, di Lapangan Kecamatan Suoh, Senin (8/10/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabag Humas dan Protokol Sekkab Lambar, Burlianto Eka Putra, mengatakan berbagai bencana telah menimpa Lambar, dari gempa bumi, tanah longsor dan banjir.

Baca Juga  DPRD Lampung Sebut Kebijakan Presiden dan Gubernur Mulai Dongkrak Kesejahteraan Petani

Hal itu merupakan pembelajaran untuk penanganan lebih baik lagi ke depan.

\”Lambar sudah pernah mengalami gempa besar, banjir bandang dan longsor, sehingga berdasarkan pengalaman tersebut, bupati berharap Lambar dijadikan kabupaten tangguh bencana,\” kata dia, Minggu (7/10/2018).

Untuk itu, kerjasama berbagai pihak seperti PMI, Tagana, Dinas Sosial, BPBD serta masyarakat di tingkat pekon akan dibentuk kader atau relawan penanganan bencana.

Diharapkan, apabila suatu saat terjadi bencana alam dampaknya tidak akan terlalu luas, serta mempercepat penanganan pasca gempa.

\”Kalau sudah ditetapkan sebagai kabupaten tangguh bencana, harapan pak bupati, apabila terjadi bencana baik masyarakat maupun relawan sudah tahu apa yang harus dilakukan dalam rangka meminimalisir korban. Juga dalam rangka percepatan penangan pasca bencana itu sendiri,\” jelas Burlianto.

Baca Juga  Ubah Cara Pandang terhadap Kencur, Farmasi ITERA Kenalkan Puding Jelly sebagai Inovasi Pangan Fungsional

Sementara PMI Lambar dalam menyikapi Lambar sebagai kabupaten rawan bencana, terus melakukan gerakan, termasuk program pengurangan resiko bencana terpadu berbasis masyarakat.

Kepala Markas PMI Lambar Vicky AF didampingi Meriansyah menjelaskan, PMI Lambar saat ini bekerjasama dengan Palang Merah Amerika Serikat sedang melaksanakan program pengurangan resiko bencana terpadu berbasis masyarakat.

\”Program yang mendapat dukungan dari Palang Merah Amerika tersebut sudah dilaksanakan dua kecamatan yakni Suoh dan Lumbok Seminung, dan saat ini di dua wilayah tersebut sudah ada relawan-relawan, yang tujuannya nanti akan terbentuk desa tangguh bencana,\” kata dia.

Baca Juga  El Nino Ancam Lampung, BPBD Lampung Siaga Penuh

Selain penanganan bencana kata Vicky, PMI Lambar juga sudah melakukan pemetaan kawasan rawan bencana sesuai dengan tingkatan, jalur evakuasi dan mitigasi bencana.

\”Jadi yang dilakukan PMI bukan hanya sebatas pengurangan resiko dan penanganan pasca bencana saja, tetapi mengurangi terjadinya bencana, misal untuk mengurangi bencana alam banjir, yang disampaikan dengan masyarakat kita harus menjaga ekosistem alam dengan tidak menbang kayu sembarangan,\” ujar Vicky. (Iwan)

Berita Terkait

ANTARA Dukung Penguatan Kerja Sama Media Asia-Pasifik Hadapi Disrupsi Digital
Warga Bandar Lampung Diimbau Waspada Paparan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BULOG Turun Serentak ke Pasar, Stok Beras Lampung Capai 264.884 Ton
Pemprov Lampung dan Kejati Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah dan Pelayanan Publik
Peduli TB Lampung Diluncurkan, Percepat Penemuan Kasus Menuju Eliminasi TB 2030
DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG
Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai
Gubernur Lampung Dorong KDMP Ubah Pola Ekonomi Desa agar Nilai Tambah Tak Mengalir ke Kota

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:53 WIB

ANTARA Dukung Penguatan Kerja Sama Media Asia-Pasifik Hadapi Disrupsi Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 23:19 WIB

Warga Bandar Lampung Diimbau Waspada Paparan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 5 September 2026 - 19:48 WIB

BULOG Turun Serentak ke Pasar, Stok Beras Lampung Capai 264.884 Ton

Sabtu, 5 September 2026 - 14:24 WIB

Pemprov Lampung dan Kejati Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah dan Pelayanan Publik

Jumat, 4 September 2026 - 20:29 WIB

DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

Jumat, 4 September 2026 - 19:25 WIB

Gubernur Lampung Dorong KDMP Ubah Pola Ekonomi Desa agar Nilai Tambah Tak Mengalir ke Kota

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Gubernur dan DPRD Lampung Sepakati 11 Aspirasi Ojol untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Berita Terbaru