RAPBD Lamtim Alami Defisit Sebesar Rp50 Miliar

Redaksi

Senin, 12 November 2018 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku): Rancangan APBD Kabupaten Lampung Timur tahun anggaran 2019 mengalami defisit sebesar Rp.50 Miliar. Hal itu terungkap pada saat rapat Paripurna  Penyampaian Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Timur Tahun Anggaran 2019.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur, Ali Johan Arif dan dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, serta para Kepala OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, diruang sidang DPRD Lamtim, Senin (12/11).

Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari mengatakan, bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 diperioritaskan untuk pelayanan bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pemberdayaan masyarakat dan kegiatan penunjang pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun 2019 merupakan tahun yang penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan tahun transisional masa jabatan legislatif. Oleh karena itu tahun 2019 menjadi momentum mewujudkan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dalam mencapai tujuan pembangunan daerah,\” ungkapnya.

Ia mengatakan, rencana pendapatan daerah Lampung Timur dalam Rancangan APBD tahun anggaran 2019 diperkirakan sebesar Rp.2,08 triliun lebih. Sementara, berkaitan dengan belanja daerah tahun anggaran 2019 secara umum dianggarkan sebesar Rp.2,13 triliun yang terdiri dari belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp1,41 triliun dan alokasi belanja langsung sebesar Rp.723,83 milyar.

Dengan demikian rancangan APBD Kabupaten Lampung Timur tahun anggaran 2019 mengalami defisit sebesar Rp50 miliar. Namun defisit anggaran itu akan ditutupi melalui penerimaan Pembiayaan Daerah yang berasal dari SiLPA tahun sebelumnya.

“Semoga rancangan ini dapat dibahas bersama secara komperhensif dan pada akhirnya dapat disetujui menjadi peraturan daerah,\” harapapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB