Pupuk Langka, Wagub Monitoring Ketersediaan

Redaksi

Selasa, 18 Januari 2022 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, melakukan monitoring ketersediaan pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, bertempat di Kios Makmur Desa Kali Sari Kecamatan Natar.

Wakil Gubernur menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini dilakukan secara berkala guna meminimalisir kelangkaan pupuk karena di tahun-tahun sebelumnya sempat terjadi kelangkaan. “Semoga situasi ini terjaga, karena pupuk pada prinsipnya adalah yang paling menentukan,” ujar Nunik, Selasa (18/1).

Nunik menambahkan, bahwa Gubernur Lampung berhasil memimpin Provinsi Lampung, dalam kondisi berat saat pandemi covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebijakan-kebijakan Pak Gubernur dibidang pertanian sangat mendorong agar para petani terjaga produksinya, alhamdulillah bidang pertanian meningkat, dan itu menjadi tulang punggung perekonomian, pertumbuhan ekonomi bagus, angka kemiskinan turun 1 digit dan ini merupakan sebuah rekor prestasi,” katanya.

Baca Juga  Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan

Maka dari itu, kata dia, semua pihak harus bahu membahu dibawah kepemimpinan Bapak Gubernur Arinal Djunaidi agar kebijakan-kebijakannya dapat terlaksana sampai di tingkat bawah, dan pada akhirnya apa yang kita harapkan bahwa kesejahteraan petani bisa meningkat dan mengurangi beban rakyatnya.

“Ini tentunya memerlukan sinergi lintas sektoral, termasuk juga lintas organ baik itu swasta, BUMN, Kementerian, forkopimda,” tambah wagub.

Baca Juga  PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Sementara Plt Assistant Vice Presiden PT. Pupuk Indonesia, Niko Setiawan menjelaskan ketersediaan pupuk tiga bulan kedepan ketersediaan pupuk urea di gudang 40.000 per hari dan pupuk NPK 26.000 paling tidak dari Bulan Januari sampai Maret ini disediakaan untuk kebutuhan petani.

Kalau pupuk subsidinya terbatas, nanti kita siapkan pupuk non subsidinya dengan program KPB. Jadi berapa kebutuhan petani yang tidak dipenuhi oleh pupuk subsidi, akan kita gandeng pemenuhannya dengan KPB untuk pupuk non subsidi.

“Intinya akan sinergikan dengan Pemerintah Provinsi, dan Kabupaten, dengan koordinasi aktif dengan Dinas Pertanian, akan kita optimalkan penyediaan di pupuk non subsidi,” kata Niko.

Baca Juga  BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Menanggapi kelangkaan yang sampat terjadi Plt Assistant Vice President (AVP) PT. Pupuk Indonesia (Persero) Niko Setiawan, menjealaskan, terkait kelangkaan pupuk yang terjadi pada Desember kemarin.

Empat bulan ini kami memproduksi pupuk non subsidi, karena di wilayah jawa tengah sedang membutuhkan pupuk subsidi.

Selain itu kemampuan pabrik memang tidak diizinkan untuk memenuhi itu, karena kondisi pabrik sudah tua sehingga produksinya tidak optimal. “Pak Mentan juga meminta untuk memenuhi kebutuhan pupuk subsidi itu, kemungkinan akan membangun 1 pabrik lagi di Palembang,” tegasnya.(Agis)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru