Proses Mediasi Penutupan Akses ke Sari Ringgung Mandek, Anton Mangkir Mediasi

Redaksi

Kamis, 30 Juli 2020 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Proses mediasi terkait penutupan akses jalan menuju tempat wisata Sari Ringgung yang dilakukan pihak Anton Firmansyah terus berjalan. Meskipun sebelumnya proses serupa juga telah dilakukan pihak pemerintah daerah, namun tidak menemui titik. Kali ini proses mediasi kembali dilakukan dengan difasilitasi DPRD dan Forkopimda setempat, dengan harapan kedua belah pihak bisa hadir guna memberikan solusi terbaik sesuai dengan harapan para pedagang yang menggantungkan hidupnya berjualan di wisata Sari Ringgung.

Namun sayangnya, proses mediasi yang dilakukan di ruangan Ketua DPRD secara tertutup, dengan dihadiri ketua DPRD, Kapolres yang diwakili kabag Op, Dandim serta pihak Pemkab yang diwakili Asisten I ini, hanya yang hadir dari pihak Sari Ringgung saja, yakni Syamsurizal, didampingi kuasa hukumnya, sedangkan pihak Anton sendiri malah mangkir tidak hadir dalam proses mediasi itu.

\”Dari pertemuan tadi, setelah mendengarkan berbagai pihak terhadap persoalan penutupan akses jalan menuju Sari Ringgung, dengan mengundang dari berbagai pihak dan berdasarkan perjelasan-penjelasan tadi ada beberapa hal yang krusial yang akan menjadi rekomendasi DPRD, dalam rangka penyelesaian persoalan ini dan pada pokoknya kita sepakat mengembalikan akses jalan yang saat ini ditutup pihak Anton untuk dibuka kembali, itu yang harus dilakukan pihak pemerintah daerah dengan nanti di back up oleh TNI dan Polri,\” ungkap Ketua DPRD Pesawaran, M. Nasir, Kamis (30/7).

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang selanjutnya kata Nasir, dirinya meminta kepada berbagai pihak termasuk pihak Syamsurizal dan pihak Anton untuk segera menghibahkan tanah mereka tersebut kepada pemerintah.

\”Karena semua pihak ini belum mendapatkan dokumen apakah tanah itu milik Anton atau bukan, makanya kita minta kepada pemerintah daerah tentang kejelasan status tanah tersebut,\” kata Nasir.

Sedangkan mengenai pagar beton yang dibangun di tengah jalan menuju Sari Ringgung oleh pihak Anton, sebaiknya segera dibongkar lantaran izin mendirikan bangunannya hingga saat ini tidak ada.

\”Saya minta dalam waktu dekat ini sesegera mungkin melakuakan pembongkaran terhadap bangunan-bangunan yang ada di akses jalan itu. Sedangkan untuk persoalan hukum, silahkan untuk mereka bisa menyelesaikannya, karena kepentingan kita di sini hanya kepentingan masyarakat dan kepentingan pelaku usaha kecil ini terganggu gara-gara penutupan jalan itu,\” ujar Nasir.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Sementara itu pihak Sari Ringgung melalui kuasa hukumnya, Ajo Supriyanto, saat ditemui mengutarakan mengenai permasalahan ini, pihak Syamsurizal, tetap mendorong bagaimana ada solusi terbaik untuk kepentingan masyarakat.

\”Ini pertemuan yang sudah ke tiga kalinya, pertemuan ini pada prisipnya kita bicara kepentingan masyarakat. Pada prinsipnya kita menyampaikan bahwa pihak kami Syamsurizal, tetap mendorong bagaimana ada solusi terbaik untuk kepentingan masyarakat. Bukan pada posisi hukum yang seperti apa, karena kalau berbicara hukum yang ditempuh pengadilan,\” katanya.

Maka untuk itu dirinya berharap, mengenai konflik ini bisa segera terealisasikan, ditempuh dengan jalan yang terbaik demi untuk kepentingan masyarakat.

\”Kita dari awal sudah sepakat kita mengutamakan kepentingan masyarakat yang memang menggantungkan hidupnya di sana. Dari proses awal pun kami siap menghibahkan hak-hak kami untuk kepentingan masyarakat. Makanya kita berharap dengan pihak kepentingan yang lainnya terkait dengan sengketa ini mari kita tempuh jalan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat kami tetap upayakan ada solusi dan kesepakatan,\” urainya.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Harapan yang sama juga dikatakan, Dandim 0421/LS, Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie, dirinya yang juga selaku penengah di dalam konflik tersebut menginginkan ada solusi terbaik terkait pesoalan ini, kedua belah pihak sebaiknya bisa duduk lagi bersama supaya ada langkah konkrit yang bisa diambil, agar ada solusi terutama bagi masyarakat yang memiliki penghidupan di sana, terlepas dari masalah hukum yang sedang berjalan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lantaran permasalahan ini.

\”Kita khawatir kalau memang ini tidak bisa di atasi dengan baik, ada dampak yang terjadi, seperti tindak kriminal, pengerusakan dan sebagainya, ini yang harus kita jaga, apa lagi saat ini mendekati Pilkada, makanya kita mendorong kepada pemerintah agar bisa mengambil langkah-langkah kondusif di wilayahnya mejelang Pilkada ini,\” minta Dandim. (Soheh/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:39 WIB

HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:04 WIB

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Selasa, 28 April 2026 - 18:08 WIB

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Jumat, 24 April 2026 - 19:40 WIB

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Senin, 22 Desember 2025 - 14:24 WIB

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB