Program Vokasi Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK di Lampung

Luki Pratama

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid SMK Disdikbud Lampung, Zuraida Kherustika. Foto: Ist.

Kabid SMK Disdikbud Lampung, Zuraida Kherustika. Foto: Ist.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (Kabid SMK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Zuraida Khaerustika, menyampaikan berbagai kemajuan dalam peningkatan kualitas lulusan SMK sejak berdirinya program vokasi pada tahun 2018 dan 2019.

Program-program yang dijalankan oleh Direktorat Jenderal Vokasi telah membawa perubahan signifikan, terutama melalui kegiatan Link and Match 8+i yang menghubungkan perusahaan dengan sekolah sesuai jurusan yang ada.

Zuraida menjelaskan bahwa langkah pertama dari program ini adalah penyusunan kurikulum bersama antara perusahaan dan sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Kurikulum yang dihasilkan memastikan lulusan SMK memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu, program magang bagi siswa dan guru juga diperpanjang hingga 6-8 bulan, memungkinkan pengalaman kerja yang lebih mendalam.

“Magang bukan hanya untuk siswa saja, tapi juga untuk guru. Selain itu, ada juga program guru tamu dari industri yang mengajar di sekolah,” jelas Zuraida kepada awak media, Kamis (13/6).

“Pada ujian akhir di kelas 12, siswa diuji oleh guru bersertifikat SLP 1 atau 2 serta oleh pihak industri. Sertifikat kelulusan juga ditandatangani oleh industri, menambah bobot kepercayaan terhadap kompetensi lulusan,” sambungnya menjelaskan.

Baca Juga  Disdikbud Lampung Respons Desakan Ganti Kepala SMKN 1 Tulang BawangTengah

Untuk memastikan transparansi dan akurasi data lulusan, Kementerian Pendidikan telah meluncurkan aplikasi pelacakan kelulusan yang digunakan oleh setiap provinsi.

Aplikasi ini memungkinkan pemerintah pusat memonitor jumlah lulusan, tingkat pengangguran, dan gaji lulusan secara real-time.

“Data lulusan selalu diperbarui setiap hari melalui aplikasi ini, sehingga kita dapat melihat secara langsung jumlah lulusan, di mana mereka bekerja, serta informasi pengangguran dan gaji mereka,” tuturnya.

Selain program Link and Match, SMK di Lampung juga memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) yang membantu penyaluran kerja untuk siswa yang telah tamat.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti Antrean Solar, Minta Pertamina Tambah Pasokan

BKK ini berbeda dengan MOU dengan industri dan berfokus pada penyaluran kerja pasca kelulusan.

Saat ini, terdapat 498 SMK di Provinsi Lampung dengan 56 jurusan dari total 120 jurusan yang ditetapkan pemerintah. Ia optimis bahwa program-program ini akan terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Lampung dan mempersiapkan siswa untuk bersaing di dunia kerja.

“Melalui kerja sama yang erat antara sekolah dan industri, kita yakin lulusan SMK akan lebih siap dan kompeten menghadapi tantangan di dunia kerja,” tutupnya. (Luki) 

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB