Program Bantuan 1000 Laptop Bupati Tuba Dikeluhkan

Redaksi

Senin, 1 April 2019 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang (Netizenku.com): Program bantuan 1000 laptop bagi tenaga pengajar khusus guru yang merupakan program unggulan Bupati Tulang Bawang (Tuba) Winarti, rupanya dikeluhkan. Ini lantaran setiap guru dikenakan biaya untuk bisa menerima bantuan itu.

Dan yang katanya laptop tersebut diberi rupanya hanya sebatas pinjam pakai saja.  Dari informasi yang didapat, setiap dewan guru yang mendapatkan bantuan laptop tersebut diwajibkan membayar uang sebesar Rp150 ribu perlaptop atau sesuai instruksi melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kalam dan MKKS Suradi.

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Tuba Nazaruddin melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Kalam, tidak menampik bahwa banyak laporan mengenai hal ini. Bahkan menurut Kalam adanya instruksi ajang bisnis melalui pungli itu dibenarkannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Akan tetapi saya tidak pernah menyuruh Suradi ataupun guru lainnya untuk mematok. Kalau saya meminta benar seikhlasnya, iya benar. Tetapi sampai sebesar itu tidak dipaksa,\” bebernya Senin (1/4).

Karena dalam penerapan sistem pengadaan bantuan laptop tersebut dirinya membentuk tim seleksi di Dinas Pendidikan Tuba guna mengurus segala administrasi laptop tersebut. Ditambah lagi hasil dari seleksi dan bantuan tersebut Dinas Pendidikan yang menyerahkan segala urusannya dengan bupati  selaku penanggung jawab dan pemilik anggaran.

\”Jadi uang yang saya pungli itu bukan untuk saya saja, akan tetapi untuk semuanya khususnya anak-anak di Dinas Pendidikan yang sudah bekerja mengurus itu. Iya anggap saja untuk beli rokok dan makan minum lah,\” tambahnya.

Sedangkan saat ditanya mengenai sumber dana termasuk besaran anggaran yang digunakan untuk pembelian laptop tersebut Kalam menjelaskan, jika untuk pembelian Laptop tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 5 miliar yang bersumber dari anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2019 yang merupakan mutlak milik bupati.

Satu unit laptop dibeli dengan harga Rp4.950.000 selanjutnya per satu laptop diwajibkan membayar uang sebesar Rp50.000 sebagai pembayaran ongkos kirim dari Jakarta Ke Lampung dengan jenis dan merk HP.

Seribu bantuan laptop tersebut digulirkan terhadap seribu guru dengan perincian 500 unit untuk guru tingkat SD dan sebanyak 500 unit untuk guru SMP. \”Itu termasuk sekolah swasta juga , karena kalau guru swasta yang kami kasih jatuhnya itu langsung diberikan sebagai bantuan sedangkan guru di sekolah negeri hanya pinjam pakai bukan bantuan,\” imbuhnya.(Armadan)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:42 WIB

Pesawaran

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:14 WIB