oleh

Polsek Terbanggi Besar Bekuk 1 Pelaku Curas, 1 Masih Buron

Lampung Tengah (Netizenku.com): Polsek Terbanggi Besar, Lampung Tengah berhasil menangkap Eko Pamanto, salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap seorang warga di Kampung Karang Endah, yang terjadi pada Minggu (8/4) lalu.

Hal ini dikatakan Kepala Polsek Terbanggi Besar, Komisaris Donny Hendri Dunand, mewakili Kapolres AKBP Slamet Wahyudi, di ruang kerjanya, Rabu (11/4) bahwa, dalam melakukan aksinya, Eko mengancam korbannya dengan sebilah pedang.

\”Kronologis Curas yang dilakukan pelaku, saat korbannya bersama anak dan istri berkendara dari arah Kampung Merapi menuju Bandar Jaya, Minggu (9/4). Korban dicegat dan diancam dengan sebilah pedang,\” terang Komisaris Donny Hendri Dunand.

Baca Juga  Gerakan 19-21 Ayo Membaca Tingkatkan Mutu PAUD

Dirinya menjelaskan, Eko Pamanto, warga Kampung Indra Putra Subing, ditangkap di kediamannya sekitar pukul 05.30 WIB. Penangkapan setelah korban, Suyono, warga Kampung Nambah Dadi melaporkan peristiwa yang menimpanya dan ciri-ciri pelaku.

Karena korban ketakutan dengan diancam pedang, pelaku yang saat itu diketahui berjumlah dua orang, mengambil barang- korban lainnya, berupa tas, hanpdhone, STNK motor, dan uang Rp1,5 juta.

Baca Juga  Konferwil NU Diisi Rangkaian Diskusi

\”Begitu korbannya melapor kepada kita, kita langsung bergerak dan mendapati pelaku Eko di kediamannya. Pelaku kita amankan tanpa perlawanan,\” imbuhnya.

Saat ini, guna pengembangan perkara, Polsek Terbanggi Besar masih mengamankan pelaku di Mapolsek setempat. Polisi juga masih memburu satu orang rekan pelaku yang telah diketahui identitasnya.

Sementara itu, pelaku Eko menyatakan baru satu kali beraksi dan ia membenarkan aksi Curas yang ia lakukan. Saat itu ia dan rekannya yang masih buron beraksi di Dam 14 Kampung Karang Endah dan mendapati korban melintas dengan mengendarai Honda Beat BE-6629-IT.

Baca Juga  Ratusan Crosser Lampung Meriahkan Kejuaraan Grastrack Lamteng

\”Caranya korban kita cegat dan langsung kita ancam dengan senjata tajam (jenis pedang). Lalu datang teman saya, dia yang mengambil tas milik istrinya (korban). Lalu motor kami bawa kabur,\” kata Eko kepada penyidik kepolisian.(Sansurya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *