Polemik Menara Masjid, Bendahara Ngaku Terima Duit Indosat

Redaksi

Senin, 23 April 2018 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menara masjid ditumpangi provider Indosat.

Menara masjid ditumpangi provider Indosat.

Bandarlampung (Netizenku.com): Polemik menara Provider Indosat yang berdiri di atas menara Masjid Hidayah akhirnya menyimpul. Bendahara Masjid Hidayah, Sidik mengaku menyogok 50 kepala keluarga (KK) Perumahan Sukabumi Indah, Sukabumi, Bandarlampung untuk memuluskan  pembangunan menara provider di lingkungan masjid tersebut

Sidik mengatakan, uang tersebut adalah uang dari PT Indosat untuk dibagikan kepada warga sebagai bentuk tali asih pergantian pembangunan tower masjid.

Baca Juga  PSOI Lampung Diterima Sebagai Cabor oleh KONI

“Benar, saya yang bagikan kepada KK yang rumahnya berada di dekat tower, untuk satu KK saya berikan Rp300 ribu,” ujar Didik saat dihubungi pada Senin (23/4) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun sidik membantah bahwa dirinya menipu warga, sebab dalam perjanjian tersebut dikatakan bahwa pembangunan tower bediri di atas menara masjid. “Saya katakan kepada mereka, bahwa ada pembangunan tower di atas menara masjid. Dan mereka (warga-ref) mau menerimanya,” terangnya.

Baca Juga  Pemkot Bergerak Bersama IDI Menuju Bandarlampung Zona Hijau

Sementara itu, CJ warga sekitar, membantah perkataan Sidik, menurutnya warga diberikan kertas kosong untuk menandatangani, dan warga pun tidak mengerti motif diberikannya uang tersebut. “Kami ini intinya ditipu sama pengelola menara masjid. Kami juga tidak tau untuk apa uang itu, tau-taunya sudah ada menara tower di lokasi,” kata dia.

Warga pun saat ini sedang menunggu pemilik tower untuk mencopot menara tersebut, namun sejak seminggu rapat menyetujui pencopotan tower, sampai saat ini belum juga dilakukan. “Sampai kapan kami menunggu pencopotan tower ini, sudah seminggu tidak ada kabar dari lurah maupun pihak providernya,” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Dinilai Lalai, Komisi IV akan Panggil Pengelola RS Graha Husada
Dishub akan Tata Ulang Parkir di Bandarlampung
Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada
Tabung Oksigen Bocor, Puluhan Pengunjung RS Graha Husada Berhamburan Keluar
FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah
MTQ ke-53 Tingkat Bandarlampung Dimulai
Perilaku Konsumen Dinilai Jadi Faktor Munculnya Parkir Liar
Polemik Maskot Kera, Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh: Siapa yang berjuang, Orang Lain yang Jadi Pahlawan

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:10 WIB

Mulyono: Mirza Sosok yang Sederhana

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:48 WIB

Benarkah BMBK Lampung Bagi-bagi PL untuk Pengamanan Proyek?

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:54 WIB

BMBK Klaim Anggarkan 5,1 Miliar untuk Perbaikan Jalan Viral di Tubaba

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:31 WIB

Disdik Lampung Catat 45 Sekolah Penggerak SMA dan SLB

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:52 WIB

Lampung Raih Rekor MURI Budidaya Ayam Petelur dan Jadi Pionir NKV

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:32 WIB

Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:59 WIB

FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah

Senin, 27 Mei 2024 - 21:13 WIB

AMSI Lampung: Budaya Literasi Bisa Dimulai dari Website Sekolah

Berita Terbaru

Lampung

Mulyono: Mirza Sosok yang Sederhana

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:10 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung, Hermawan. (Foto: Ist)

Bandarlampung

Dinilai Lalai, Komisi IV akan Panggil Pengelola RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:02 WIB

Gedung Dinas BMBK Lampung. Foto: Luki.

Lampung

Benarkah BMBK Lampung Bagi-bagi PL untuk Pengamanan Proyek?

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:48 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dishub akan Tata Ulang Parkir di Bandarlampung

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:47 WIB