Polemik Gedung Galeri Pesawaran akan Berlanjut ke Ranah Hukum

Redaksi

Kamis, 26 Agustus 2021 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Terkait pembangunan gedung galeri yang dibangun di lahan pertanian Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedongtataan, yang menelan anggaran Rp1,6 miliar dari DAK pusat tahun 2020, disinyalir dibangun tidak sebanding dengan anggaran yang ada, terus berlanjut. Bahkan permasalalan tersebut akan dilaporkan ke pihak penegak hukum.

“Saat ini kita sedang menyusun datanya, insyaallah minggu depan kita akan buat pelaporannya ke lembaga hukum, agar segera ditindak lanjuti. Yang jelas permasalahan ini akan kita lanjutkan ke ranah hukum karena gedung ini sangat-sangat tidak layak dengan anggaran sebesar itu,” tegas Saprudin Tanjung, Tokoh Pemuda Pesawaran, Kamis (26/8).

Meskipun menurutnya dia, saat ini gedung tersebut sudah dilakukan perbaikan. Namun hasilnya tetap saja masih tidak sesuai dengan anggaran yang ada.

Baca Juga  TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sudah turun yang kedua kalinya, memang kita lihat sudah ada tukang yang melakukan perbaikan dengan mengecat ulang gedung tersebut, kemudian lantai di depan gedung itu sudah dibongkar semua, walau pun lantainya tidak diganti.Tapi permasalahannya bukan di situ permasalahannya dasarnya gedung ini tidak layak dengan anggaran sebesar itu hanya menghasilkan gedung rongsokan,” ucapnya.

Seharusnya kata dia, dengan anggaran sebesar itu, gedung yang dibangun yang akan dijadikan sebagai obyek wisata ini sangat mewah tidak seperti yang terjadi saat ini terlihat sangat buruk.

“Seharusnya, apa lagi ini akan dijadikan obyek wisata, dengan anggaran sebesar itu gedungnya seharusnya mewah, banyak ornamen dan hiasan bermotif Lampung, akan tetapi ini tidak sama sekali, gedung ini terlihat polos saja. Artinya dengan gedung seperti itu kembali saya katakan dengan dana Rp800 juta saya kira sangat cukup sekali bahkan bisa lebih bagus dari ini,” katanya.

Baca Juga  Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Pihaknya menilai, jelas ada yang salah di pembangunan gedung tersebut, dicontohkannya soal pengecatan ulang.

“Contoh mengapa dicat ulang karena saat pengecatan awal kualitasnya sangat rendah, karena luntur, secara logika jika kualitas catnya bagus lima tahun belum tentu luntur. Nah ini yang salah siapa, konsultannyakah, atau memang pemborongnya yang nakal, kenapa ketika speknya yang seharusnya bagus akan tetapi saat pelaksanaannya menggunakan bahan matrial yang buruk, nah ini nanti akan kita gali lagi akan kita telusuri,” ungkapnya.

Baca Juga  Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga

Sementara itu, terkait hal ini komisi III DPRD Kabupaten Pesawaran berjanji akan ikut mengusut permasalahan tersebut, dengan segera memangil dinas terkait dan turun langsung ke lokasi guna melihat langsung kondisi gedung tersebut.

“Terkait hal ini kita akan segera rapatkan di komisi dan segera turun ke lapangan guna melihat langsung, apakah betul gedung yang dibangun dengan anggararan Rp1,6 miliar itu dibangun tidak sesuai dengan RAB yang ada, kemudian kita juga akan panggil pihak dinasnya,” janji Heri salah satu anggota komisi III. (Soheh/Len)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:01 WIB

KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 

Jumat, 17 April 2026 - 08:00 WIB

Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

Rabu, 15 April 2026 - 12:03 WIB

Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik

Selasa, 14 April 2026 - 20:43 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks

Selasa, 14 April 2026 - 20:42 WIB

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Senin, 13 April 2026 - 19:18 WIB

Empat Pelaku Curanmor Beraksi di Pringsewu, Dua Kabur

Kamis, 9 April 2026 - 08:11 WIB

Dari Kondusif hingga Chaos, Ini Skenario Latihan Pengamanan Polres Pringsewu

Rabu, 8 April 2026 - 20:25 WIB

PWI Pringsewu Pererat Solidaritas Lewat Halalbihalal Idulfitri 1447 H

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Rabu, 22 Apr 2026 - 12:22 WIB

Lampung

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:41 WIB

Tulang Bawang Barat

Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:33 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB