Polda Terus Selidiki Kecelakaan Tunggal 14 Anggota Shabara

Redaksi

Rabu, 4 Juli 2018 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Polda Lampung terus menyelidiki penyebab kecelakaan di Jalan Antasari, pada baru-baru ini yang melibatkan 14 anggota Shabara hingga membuat dua anggotanya meninggal dunia.

Kapolda Lampung, Irjen (Pol) Suntana, mengatakan bahwa sebelum terjadinya kecelakaan, 14 anggota Direktorat Sabhara Polda Lampung, sempat keluar barak untuk mencari makan.

“Jadi begini teman-teman, mereka itu sempat keluar dari barak untuk beli makan, karena di barak yang ada hanya air putih saja. Di antara mereka ada yang ngajak cari makan. Hal ini sering dilakukan,” katanya.

Baca Juga  GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suntana membenarkan, terkait informasi bahwa belasan anggota tersebut baru selesai menjalankan tugas pengamanan di Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung.

“Ya benar, mereka habis lakukan tugas pengamanan di Kantor Bawaslu,” paparnya, di Mapolda Lampung, Rabu (4/7).

Sementara itu, beredar informasi sebelum terjadi kecelakaan, almarhum Bripda M Tio Fahmi kerap mengalami penganiayaan yang dilakukan para senior. Ia mengaku kekerasan terhadap junior tidak lagi.

Baca Juga  1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

“Untuk mengetahui kebenaran informasi itu, tunggu saja karena sedang kami teliti. Tapi yang jelas, kalau menurut saya, perlakuan kasar terhadap junior, itu kan sudah lama tidak ada lagi. Baik itu selama di pendidikan atau sesudahnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Lampung masih menelusuri kecelakaan tunggal yang mengakibatkan Bripda M Tio Fahmi meninggal dunia, di Jalan P. Antasari, Kedamaian, Bandarlampung, pada Minggu pagi, (1/7) lalu.

Baca Juga  Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Kabid Propam Polda Lampung, Kombes Hendra Supriatna mengatakan, sudah memeriksa ke 14 anggota personel Direktorat Sabhara Polda Lampung terkait kecelakaan tunggal yang mengakibatkan Bripda M Tio Fahmi meninggal dunia.

\”Ke 14 orang anggota sudah di periksa semua dan yang mengemudi nanti kami sesuaikan dengan pelanggarannya, karena keluarnya juga tidak izin pimpinan dan itu melanggar displin,\” ujarnya. (Mel)

Berita Terkait

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:29 WIB

DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Gubernur dan DPRD Lampung Sepakati 11 Aspirasi Ojol untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 22:13 WIB

PFI Lampung Kecam Teror Senpi terhadap Wartawan di Tulang Bawang, Minta Polisi Usut Tuntas

Rabu, 2 September 2026 - 22:08 WIB

Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Minta Distribusi ke Luar Daerah Diawasi Ketat

Rabu, 2 September 2026 - 21:34 WIB

Harga Gabah Lampung Tembus Rp8.000, DPRD Dorong Relaksasi HPP hingga Desember

Rabu, 2 September 2026 - 14:56 WIB

Kadin Lampung Dorong Gubernur BI Baru Perkuat Sektor Riil dan Pembiayaan UMKM

Selasa, 1 September 2026 - 13:09 WIB

Kenakan Hanuang Bani, Gubernur Lampung Tampilkan Simbol Budaya dan Kepemimpinan

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:29 WIB