oleh

Pencarian Nelayan Tenggelam Belum Menemukan Titik Terang

Tanggamus (Netizenku.com): Pencarian Marsid (35) korban tenggelam di perairan Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus hingga hari kedua belum membuahkan hasil. Untuk itu, tim memperluas jangkauan pencarian dengan membagi titik menjadi 3 SRU dengan harapan segera menemukannya.

Danpos SAR Tanggamus, Heri Ansoni mengatakan Tim SAR melanjutkan pencarian pada Minggu, 24 Februari 2020 dengan membagi 3 SRU terdiri dari Area 1 (Luas Area 24.8 NM), Area 2 (Luas Area 35.4 NM) dan Area 3 (Luas Area 45.8 NM).

Baca Juga  Hasil Giat Ops Cempaka Krakatau Tanggamus Ungkap Delapan Kasus

\”Dari 3 area tersebut, terdapat masing-masing 5 koordinat yang akan dijelajahi oleh tim pencari,\” kata Heri Ansoni melalui Whatsapp, Minggu (23/2) siang.

Lanjutnya, hingga siang ini kondisi cuaca cerah sangat mendukung pencarian dengan gelombang sekitar 0.5 -1 meter. Diharapkan korban dapat segera ditemukan.

Diketahui, sebelumnya seorang warga Pekon Kiluan Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus bernama Marsid Bin Rubai (35) dilaporkan tenggelam di laut teluk setempat, Sabtu (22/2) pagi.

Berdasarkan data SAR Tanggamus, koordinat dugaannya tenggelam pada 05°47\’1.2\” S , 105°04\’26.30\” E. Atau 30.81nm/radial 123.16° garis lurus dari Pos SAR Tanggamus.

Baca Juga  Pemkab Serahkan Bantuan Pangan Bagi 110 Wali ODP Tanggamus

Atas laporan itu, Polsek Limau, Polres Tanggamus segera melaksanakan koordinasi bersama Danramil Cukuh Balak, kakon, camat, Danramil Cukuh Balak, Danpos AL Kiluan, Basarnas dan UPT Kesehatan serta mengerahkan masyarakat nelayan guna pencarian.

Menurut Kapolsek Limau, AKP Ichwan Hadi, laporan tenggelamnya korban berdasarkan keterangan Rusdi selaku Kadus 4 Pekon Kiluan, bahwa korban pergi memancing berangkat pukul 05.00 WIB. Namun, sekitar pukul 08.00 WIB perahu korban ditemukan oleh saksi sudah tidak berpenumpang.

Baca Juga  Aliansi Pecinta Alam Lampung Salurkan Bantuan Korban Banjir

\”Saksi tersebut bernama Radi (29), melihat perahu korban, tetapi orangnya tidak ada, sehingga menghubungi aparat pekon dan pihak keluarga,\” ungkap AKP Ichwan mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Kemudian berdasarkan keterangan dari Kadus Rusdi, bahwa korban menggalami gangguan penyakit epilepsi sehingga dugaan berpotensinya korban tenggelam sangat besar. (Arj)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *