Pencarian Nelayan Tenggelam Belum Menemukan Titik Terang

Redaksi

Minggu, 23 Februari 2020 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Pencarian Marsid (35) korban tenggelam di perairan Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus hingga hari kedua belum membuahkan hasil. Untuk itu, tim memperluas jangkauan pencarian dengan membagi titik menjadi 3 SRU dengan harapan segera menemukannya.

Danpos SAR Tanggamus, Heri Ansoni mengatakan Tim SAR melanjutkan pencarian pada Minggu, 24 Februari 2020 dengan membagi 3 SRU terdiri dari Area 1 (Luas Area 24.8 NM), Area 2 (Luas Area 35.4 NM) dan Area 3 (Luas Area 45.8 NM).

\”Dari 3 area tersebut, terdapat masing-masing 5 koordinat yang akan dijelajahi oleh tim pencari,\” kata Heri Ansoni melalui Whatsapp, Minggu (23/2) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, hingga siang ini kondisi cuaca cerah sangat mendukung pencarian dengan gelombang sekitar 0.5 -1 meter. Diharapkan korban dapat segera ditemukan.

Diketahui, sebelumnya seorang warga Pekon Kiluan Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus bernama Marsid Bin Rubai (35) dilaporkan tenggelam di laut teluk setempat, Sabtu (22/2) pagi.

Berdasarkan data SAR Tanggamus, koordinat dugaannya tenggelam pada 05°47\’1.2\” S , 105°04\’26.30\” E. Atau 30.81nm/radial 123.16° garis lurus dari Pos SAR Tanggamus.

Atas laporan itu, Polsek Limau, Polres Tanggamus segera melaksanakan koordinasi bersama Danramil Cukuh Balak, kakon, camat, Danramil Cukuh Balak, Danpos AL Kiluan, Basarnas dan UPT Kesehatan serta mengerahkan masyarakat nelayan guna pencarian.

Menurut Kapolsek Limau, AKP Ichwan Hadi, laporan tenggelamnya korban berdasarkan keterangan Rusdi selaku Kadus 4 Pekon Kiluan, bahwa korban pergi memancing berangkat pukul 05.00 WIB. Namun, sekitar pukul 08.00 WIB perahu korban ditemukan oleh saksi sudah tidak berpenumpang.

\”Saksi tersebut bernama Radi (29), melihat perahu korban, tetapi orangnya tidak ada, sehingga menghubungi aparat pekon dan pihak keluarga,\” ungkap AKP Ichwan mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Kemudian berdasarkan keterangan dari Kadus Rusdi, bahwa korban menggalami gangguan penyakit epilepsi sehingga dugaan berpotensinya korban tenggelam sangat besar. (Arj)

Berita Terkait

APDESI Tanggamus Siap Ikuti Aksi Damai Nasional di Jakarta
TTE Masuk Pekon: Tugu Rejo Jadi Pelopor Digitalisasi Administrasi di Semaka
IWO Luncurkan ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’ Bantu Anggota Terdampak Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Pekon Margodadi Gandeng AMSI Lampung Gelar Pelatihan SID dan Jurnalistik
Kapolsek Baru Talang Padang Siap Lanjutkan Pengabdian
SMAN 1 Abung Tengah Rayakan Kreativitas Siswa Lewat Festival Seni “Persensa”
Polres Tanggamus Terapkan Layanan SKCK Full Online
Tanggamus Resmi Tambah Tiga Pekon Baru

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:14 WIB

Lentera Swara Lampung | 151 | Rabu, 10 Desember 2025

Selasa, 18 November 2025 - 23:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 150 | Rabu, 19 November 2025

Rabu, 12 November 2025 - 05:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 149 | Rabu, 12 November 2025

Rabu, 5 November 2025 - 01:06 WIB

Lentera Swara Lampung | 148 | Rabu, 5 November 2025

Kamis, 23 Oktober 2025 - 01:32 WIB

Lentera Swara Lampung | 147 | Rabu, 22 Oktober 2025

Rabu, 15 Oktober 2025 - 23:38 WIB

Lentera Swara Lampung | 146 | Kamis, 16 Oktober 2025

Rabu, 8 Oktober 2025 - 06:39 WIB

Lentera Swara Lampung | 145 | Rabu, 8 Oktober 2025

Selasa, 23 September 2025 - 23:59 WIB

Lentera Swara Lampung | 144 | Rabu, 24 September 2025

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tangkap Pasutri Muda Pelaku Pencurian di Pringsewu

Kamis, 11 Des 2025 - 18:06 WIB

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Terima Bantuan 7 Motor Operasional dari PGN

Kamis, 11 Des 2025 - 17:04 WIB