Pemprov Lampung Dukung Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia

Redaksi

Rabu, 13 September 2023 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya mempromosikan daya tarik wisata lokal di daerahnya untuk mendukung gerakan “Bangga Berwisata” di Indonesia. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam sektor pariwisata yang diwakili oleh tagline “Wonderful Indonesia.”

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, menyatakan, “Kebijakan pemerintah pusat di sektor kepariwisataan dengan tagar ‘Wonderful Indonesia’ menggambarkan berbagai keindahan wisata lokal, ini sejalan dengan arah pembangunan pariwisata Provinsi Lampung saat ini.” Ia menekankan bahwa Pemprov Lampung terus mempromosikan beragam daya tarik pariwisata lokal untuk mendukung gerakan “Bangga Berwisata” di Indonesia.

Kusnardi menjelaskan bahwa sebagai upaya mendukung gerakan “Bangga Berwisata,” sambil mempromosikan daya tarik wisata unggulan Lampung, pemerintah daerah mendorong pelaksanaan Festival Parekraf Lampung 2023. Ia menyoroti bahwa dalam festival ini, tersedia paket wisata nusantara dan paket kreatif desa wisata di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Daya tarik pariwisata lokal akan terus dikembangkan, yaitu dengan menggali potensi kekayaan sumber daya alam dan budaya dalam bingkai pembangunan pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Kusnardi, Rabu (13/9).

Ia berharap bahwa Festival Parekraf akan menjadi sebuah acara besar di Provinsi Lampung yang terus mendorong perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Dengan demikian, dua sektor tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dua sektor ini memiliki efek ganda yang besar terhadap peningkatan kekuatan ekonomi rakyat dan kesejahteraan masyarakat, melalui pembukaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan, sehingga perlu terus dikembangkan,” tambahnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, juga berbagi pandangan yang serupa. Menurutnya, Festival Parekraf Lampung adalah wadah untuk mempresentasikan dan mengembangkan potensi unggulan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung.

“Kegiatan ini diarahkan sebagai alat promosi bagi daerah tujuan wisata, daya tarik wisata, produk pendukung industri pariwisata dan ekonomi kreatif, serta kerajinan dan potensi daerah,” kata Bobby.

Lebih dari sekadar mendukung gerakan “Bangga Berwisata” di Indonesia dan mempromosikan atraksi dan daya tarik wisata unggulan Provinsi Lampung, festival ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa keberlangsungan wisata mendukung usaha pelestarian lingkungan alam, warisan sejarah, dan budaya.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Selanjutnya, festival ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dengan mempromosikan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor ekonomi kreatif dan industri pariwisata di Lampung.

“Lalu memperkuat daya saing industri pariwisata dan sektor ekonomi kreatif di Lampung, memperluas pemasaran melalui pasar wisata domestik, dan melakukan transformasi ke pasar wisata digital,” kata Bobby Irawan.

Diketahui bahwa Festival Parekraf Lampung merupakan kelanjutan dari Krakatau Festival (K-Fest) 2023 yang diadakan beberapa waktu lalu. Festival ini berlangsung mulai 13 hingga 17 September 2023, dengan sejumlah kegiatan, termasuk lomba mewarnai, lomba fashion, festival tari kreasi Lampung, pertemuan bisnis, pameran, dan berbagai kompetisi budaya dan fashion. (Luki)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WIB

Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Jumat, 18 September 2026 - 13:51 WIB

Survei Rakata: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan di Atas 80 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 11:48 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kementerian PKP Percepat Penanganan RTLH

Jumat, 18 September 2026 - 11:45 WIB

HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Budaya Kemanusiaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Kamis, 17 September 2026 - 20:44 WIB

405 ASN Pemprov Lampung Dilantik, Gen Z Didorong Jadi Energi Baru Birokrasi

Berita Terbaru

Lampung

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:18 WIB