Pemprov Lampung Bakal Tebar 525.000 Benih Ikan Endemik

Luki Pratama

Senin, 4 Maret 2024 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan kembali melakukan penyebaran (restocking) benih ikan endemik di perairan umum di daerahnya pada tahun 2024.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung, Liza Derni, mengatakan sebanyak 525.000 benih ikan endemik akan ditebar di sungai-sungai besar di beberapa daerah.

“Jumlah ini kemungkinan juga bisa makin bertambah,” kata dia, Senin (4/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program penyebaran ikan endemik tersebut akan dilakukan dengan melepaskan bibit ikan endemik jenis baung dan jelawat kembali ke ekosistem.

Baca Juga  DPRD Lampung Sebut Kebijakan Presiden dan Gubernur Mulai Dongkrak Kesejahteraan Petani

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak menangkap ikan endemik yang hampir punah seperti ikan jelawat dan belida dengan sembarangan. Terutama ketika ukuran ikan masih kecil.

Seharusnya biarkan ikan-ikan yang dilepaskan itu bertumbuh dan berkembang biak dahulu baru di tangkap,” terangnya.

Program restocking ikan endemik, ia diharapkan dapat meningkatkan populasi ikan endemik Lampung yang hampir punah di perairan umum di beberapa kabupaten.

Baca Juga  Wali Kota Metro Ramaikan Bursa Ketua Demokrat Lampung

“Ikan-ikan ini sebenarnya adalah konsumsi utama orang Lampung, tapi karena penangkapan tidak terukur makanya hampir punah. Besar harapan kegiatan restocking ini akan dilanjutkan oleh kabupaten dan kota agar populasi ikan endemik tetap terjaga,” ucap dia.

DKP Lampung juga akan bekerja sama dengan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Perikanan untuk mengawasi dan membina masyarakat agar tidak menangkap ikan endemik dengan cara yang merusak.

“Kami bekerjasama dengan Pokmaswas agar mereka mengawasi, sekaligus melakukan pembinaan ke masyarakat di sana agar tidak menangkap ikan dengan disetrum, atau memakai potasium. Sebab akan menghambat perkembangan biakan ikan endemik yang sudah di restocking,” tambahnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Untuk diketahui pada tahun 2023, Pemprov Lampung telah melakukan restocking ikan endemik sebanyak 531 ribu ekor, dan pada tahun 2022 sebanyak 2.129.000 ekor.

Sebelumnya pula, pada tahun 2021 sebanyak 420 ribu ekor benih ikan, serta tahun 2020 sebanyak 560 ribu benih ikan endemik ditebar di perairan umum. (Luki) 

Berita Terkait

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa
Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB