Pringsewu (Netizenku.com): Sebagai upaya menjaga kestabilan harga sekaligus persediaan cabai di Kabupaten Pringsewu, pemerintah daerah setempat mencanangkan Gerakan Serentak Tanam Cabai (Gertam Cabai). Gerakan ini sekaligus dalam rangka mengendalikan inflasi.
Pj Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, saat mencanangkan sekaligus melakukan penanaman cabai di KWT Bougenville, Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Selasa (29/11), mengatakan Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu daerah di Provinsi Lampung yang menghasilkan produksi cabai cukup tinggi.
“Pada 2021 hasil produksi cabai besar di Kabupaten Pringsewu mencapai 33.728 kwintal, dan cabai rawit 6.304 kwintal. Sedangkan luas tanaman cabai besar pada 2021 mencapai 605,25 hektar sedangkan luas tanaman cabai rawit 88,9 hektar,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu program pemerintah pusat dalam rangka menekan dan mengendalikan inflasi yang diperkirakan akan berdampak buruk pada sektor perekonomian masyarakat adalah Gerakan Serentak Tanam Cabai.
“Gerakan ini sesuai arahan Presiden Jokowi melalui tim pengendalian inflasi nasional, yang meminta seluruh daerah mengendalikan inflasi hingga di bawah 5%,” katanya. (Rz/Len)








