oleh

Pemkab Lamteng Gelar Pasar Murah di Seputih Agung

Lampung Tengah (Netizenku.com): Pemerintah Daerah Lampung Tengah melalui Dinas Perdagangan menggelar pasar murah di Kampung Dono Arum Kecamatan Seputih Agung, Senin (14/5).

Kepala Bidang Bina Usaha Informasi dan Perizinan, Sumiati mendampingi Kepala Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Syarief Kusen mengatakan Pasar Murah memberikan subsidi Rp 4 ribu/kilogram perkomoditi.

\”Ada 7 jenis bahan pokok mulai 5 kg beras, 2 kg telor, 2 kg gula pasir, 2 kg minyak goreng, 2 kg tepung terigu ,lalu 2 kaleng susu, dan 3 saset margarin. Pasar murah ini digulirkan dalam rangka penekanan harga sembako H-10 menjelang bulan puasa Ramadhan untuk membantu masyarakat golongan ekonomi lemah,\” terangnya.

Baca Juga  Konferwil ke-X, Harapan Baru Warga NU

Camat Seputih Agung, Sariman yang tampak hadir di lokasi pasar murah mengutarakan rasa terimakasihnya atas kesempatan yang diberikan Pemda Lamteng untuk warganya, mendapatkan subsidi harga yang lebih murah dari harga sembako dipasar.

\”Warga kami dapat membeli sembako bersubsidi sejumlah 700 kupon untuk kecamatan Seputih Agung,dengan ini warga dapat menggunakan kupon yang didistribusikan melalui Ketua RT di setiap Kampung mendapat jatah 70 kupon,\” ujarnya

Baca Juga  Musa-Dito Kembalikan Berkas ke Demokrat

\”Ini wujud perhatian Pemda Lamteng untuk warga kami dari ekonomi bawah,dan untuk itu kami berterimakasih, dengan harapan akan dapat membatu warga dalam menghadapi Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,\” sambungnya.

Kecamatan Seputih Agung menjadi pasar murah yang kelima dari 16 titik dari tanggal 3 Mei sampai dengan 4 Juni mendatang. Sebelumnya sudah dibuka di kecamatan Anak Ratu Aji, Selagai Lingga, Sendang Agung dan Kalirejo.

Baca Juga  DPRD Lamteng Gelar Paripurna Penyusunan AKD Tahun 2018

Sementara itu, beberapa warga yang datang sempat ingin membeli beberapa paket sembako namun tidak dapat karena pembelian sembako hanya diterima jika menggunakan kupon yang resmi dari Pemda Lamteng. \”Saya tadinya mau membeli semua paket sembako karena lebih murah harganya, tapi karena hanya mempunyai 1 kupon gula pasir jadi tidak dapat membeli yang lainnya,\” ungkap salah seorang warga.(sansurya)

Komentar