BERBAGI

Pringsewu (Netizenku.com): Sebanyak 46 pelajar kelas 1, 2 dan 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Banyuwangi, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, memperoleh bantuan paket belajar di rumah.

Paket berupa buku dan set pensil warna yang berasal dari kitabisa.com dan narasi.com serta #semuagurusemuamurid, L-Pamas dan fasilitator nasional Sekolah Ramah Anak tersebut merupakan paket belajar luring (luar jaringan) atau off-line, dan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati, yang juga Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pringsewu ,Dr.H.Fauzi, Sabtu (13/6), kepada para pelajar di rumah masing-masing yang bertempat tinggal di sekitar sekolah, serta sebagian secara simbolis melalui pihak sekolah.

Selain paket belajar di rumah bagi pelajar SD, murid-murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) setempat juga mendapatkan bantuan berupa paket makanan tambahan. Turut mendampingi Wabup Pringsewu, Camat Banyumas, Hartoyo, S.Pd., Pj. Kapekon Banyuwangi, Astaman Yuda, Kepala SDN 2 Banyuwangi, Sudar, S.Pd.SD, Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak, Siwi Lestari, dan salah satu pengurus L-Pamas, Ahmad Azhari.

Fauzi berharap para pelajar dapat memanfaatkan bantuan paket tersebut, untuk belajar di rumah selama masa pandemi Covid-19. Selain sebagai sarana belajar, juga diharapkan dapat meningkatkan daya kreativitas.

Fauzi juga berpesan kepada pihak sekolah untuk senantiasa membersihkan lingkungan sekolah selama para murid belajar di rumah, sehingga tetap bersih, sehat, asri serta nyaman.

“Jika nantinya sekolah sudah mulai aktif kembali, diingatkan bahwa kegiatan belajar-mengajar tidak harus berada di dalam kelas, tetapi sesekali bisa belajar di luar kelas. Buat terobosan-terobosan dan inovasi,” katanya.

Fauzi juga mengatakan perlunya juga dibentuk Gugus Tugas Covid-19 di sekolah. Menurutnya, anak-anak perlu dibiasakan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, diantaranya untuk senantiasa memakai masker, selalu mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan, serta menjaga jarak.

“Memakai masker misalnya, selain mencegah tertular Covid-19, juga dapat mencegah virus-virus lainnya. Pihak sekolah juga agar menyediakan tempat untuk mencuci tangan dengan sabun, selain untuk diperhatikan juga keterpenuhan gizi dan vitamin. Kegiatan senam setiap hari Jumat juga bisa dilakukan, yang penting tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. (Rez/Leni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here