oleh

Pecat Guru Honorer, Kepsek SMKN 1 Bumi Agung Didemo Ratusan Siswa

Lampung Timur (Netizenku.com): Ratusan siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bumi Agung Kabupaten Lampung Timur melakukan aksi demo menuntut dua oknum kepala sekolah dan guru berinisial LA di pindahkan dari sekolah, karena dianggap berlaku sewenang-wenang, di halaman sekolah, Senin (24/9).

Aksi demo tersebut merupakan bentuk rasa keberatan dan kekecewaan mereka atas dikeluarkannya sejumlah guru honor yang mengajar disekolah tersebut.
Para siswa/siswi merasakan keberatan atas dikeluarkannya sejumlah guru tersebut.

Baca Juga  Empat Pimpinan DPRD Lamtim Periode 2019-2024 Diambil Sumpah/Janji

Dalam orasinya para siswa dan siswi tersebut menuntut salah satu oknum guru berinisial LA untuk dipindahkan dari sekolah tersebut karena telah bertindak sewenang-wenang.
Kemudian para pelajar itu tidak menginginkan adanya pergantian guru.

\”Kami hanya menuntut guru yang lama dan tidak mau guru baru,\” kata salah seorang siswa. Selain itu, mereka juga mengusulkan agar LA dipindahkan dari SMK. Kemudian demonstran juga meminta agar kepala sekolah mereka dipindah lantaran jarang masuk.

Baca Juga  Evakuasi Korban Banjir, Polres Lamtim Sebar Perahu Karet

Tak hanya itu, para siswa mengancam jika tuntutan mereka tidak dikabulkan, mereka akan melakukan demo yang lebih besar lagi bahkan dengan membawa orang tua mereka. Kalau tuntutan kami ini tidak dihiraukan, maka kami akan lakukan aksi demo hingga ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

\”Jika tidak segera keluar, kami akan mengajak orangtua kami untuk demo bersama-sama bahkan sampai ke Dinas Pendidikan provinsi,\” ujar salah seorang orator.

Baca Juga  Kepala BKD: Belum Ada Penerimaan CPNS Lamtim

Setelah beberapa saat berorasi, sejumlah perwakilan siswa kemudian di terima salah seorang guru SMKN 1 Bumi Agung, Marsudi didampingi Camat Bumi Agung.
Sedangkan Kepala SMKN 1 Bumi Agung, Endro Subroto tidak terlihat hadir ditempat.

Di hadapan perwakilan siswa, Marsudi menyampaikan akan mencoba untuk memediasi kemelut yang terjadi di SMKN 1 Bumi Agung. Namun para siswa nampak masih belum puas lantaran kepala sekolah tidak ada di lokasi.(Nainggolan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *