oleh

PAN Siap Pecat Kader Terlibat Narkoba

Bandarlampung (Netizenku.com): Maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang belakangan ini terus mengalami peningkatan, dan penggunannya yang semakin beragam, membuat cemas bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Lampung.

Kondisi tersebut seakan menjadi lecutan bagi pemerintah dan masyarakat untuk menabuh genderang perang mencegah dan melawan barang haram tersebut.

Sikap beberapa partai yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) seperti yang dilakukan Partai Golkar, menggambarkan keseriusan dalam membumihanguskan Narkoba. Hal ini,  tentunya diikuti oleh parpol lain, seperti Partai Amanat Nasional (PAN).

Baca Juga  Komunitas Catur Harumkan Nama UIN di Perhelatan POMDA

Hal ini dikatakan Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Keanggotaan (BPOKK) DPW PAN Lampung, Agus Bhakti Nugroho, bahwa upaya melawan narkoba yang dilakukan pihaknya sudah kerap kali dilakukan pada setiap agenda rapat maupun sosialisasi Partai.

\”Setiap kita gelar rapat, kita selalu menyisipi sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada kader maupun masyarakat. Dan hal ini selalu kiga lakukan,\” ujar Agus yang juga Sekretaris Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Lampung ini, kepada Netizenku.com, Senin (9/4).

Baca Juga  Pemkot Izinkan Resepsi Pernikahan

Bahkan menurutnya, hal itu sudah dilakukan di pusat dan beberapa wilayah lain. Sebab, beberapa waktu lalu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pernah menegaskan untuk tembak mati bandar narkoba.

\”Nah, untuk kader kita yang terlibat narkoba, baik itu sebagai pemakai, atau pengedar, maka akan kita tindak tegas dan menyerahkan ke proses hukum yang ada,\” tegasnya.

Baca Juga  Lumbung Sedekah Pangan Layani Masyarakat Prasejahtera

Sebelumnya, DPD Partai Golkar Provinsi Lampung mendukung penuh kerjasama antara DPP Partai Golkar dengan BNN dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). (Rio)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *