Optimalisasi Bonus Demografi, Pj. Gubernur Lampung Samsudin Buka Seminar Kependudukan dan Luncurkan Population Clock di ITERA

Eva Setiani

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizenku.com, Lampung Selatan — Pj. Gubernur Lampung Samsudin membuka Seminar Kependudukan dan Grand Launching Population Clock sekaligus menjadi Keynote Speech, bertempat di Auditorium Institut Teknologi Sumatera (Itera), Jum’at (11/10/2024).

Memgawali sambutannya, Pj. Gubernur Samsudin merasa kagum dengan kampus Institut Teknolgi Sumatera dan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan seminar kependudukan yang merupakan inisiasi BKKBN Provinsi Lampung, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Lampung dan Institut Teknologi Sumatera.

“Saya baru pertama kali masuk di ITERA ternyata sungguh menakjubkan, saya sangat bangga hadir dalam kegiatan seminar kependudukan penguatan program Bangga Kencana tahun 2024, tentunya ini adalah upaya untuk mengoptimalisasikan bonus demografi dan peningkatan SDM menuju Indonesia emas tahun 2045,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Pj. Gubernur Samsudin menyampaikan upaya dan langkah-langkah pemerintah Provinsi Lampung dalam mengoptimalkan bonus demografi dan peningkatan Sumber Daya Manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Sesuai arahan Presiden, Samsudin mengatakan bahwa Pembangunan Keluarga adalah pondasi utama tercapainya kemajuan bangsa. Generasi yang sehat, produktif dan berkualitas adalah Tujuan Program Bangga Kencana menuju Indonesia Emas 2045 (100 tahun Indonesia Merdeka).

Menurut Pj. Gubernur, rata-rata angka kelahiran total per wanita usia subur harus tetap dikendalikan. Karena angka kelahiran ini berkaitan erat dengan kualitas Kesehatan Ibu dan Anak, Kesejahteraan keluarga, dinamika kependudukan, dan Stunting.

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia, Angka Nasional Prevalensi Stunting tahun 2023 sebesar 21,5. Turun sebesar 0,1% dibandingkan tahun 2022 sebesar 21,6%.

Penurunan stunting 2023 tersebut belum cukup menggembirakan jika dibandingkan dengan target sebesar 18%. Prevalensi stunting Provinsi Lampung mengalami penurunan di atas rata-rata nasional, yaitu 0,3 dari 15,2% (2022) menjadi 14,9% (2023).

Oleh karena itu, Pj. Gubernur mengatakan bahwa percepatan penurunan stunting 2024, perlu dioptimalkan sebagai upaya pendampingan dengan memperhatikan beberapa hal :

1. Fokus pada sasaran Keluarga Beresiko Stunting (KRS) khususnya Ibu Hamil dan Baduta (Bayi Bawah Dua Tahun)
2. Pendampingan Calon Pengantin sebagai bentuk intervensi spesifik dan sensitif
3. Penguatan kelembagaan koordinasi dan fungsi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) disetiap tingkatan (Kecamatan dan Desa/Kelurahan)
4. Memperkuat Kolaborasi lintas sektor untuk melakukan operasional di akar rumput/lini lapangan.
6. Mengoptimalkan peran Tim Pendampingan Keluarga (TPK) dalam pelaksanaan pendampingan keluarga.

Pada tahun 2024 ini Rumah Data Kependudukan Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat mendapatkan Apresiasi Pengelola Terbaik I Tingkat Nasional dalam Rangka Hari Keluarga Nasional ke-31 di Kota Semarang Jawa Tengah.

Pj. Gubernur berharap, Kampung Keluarga Berkualitas menjadi sarana bersama dalam melaksanakan revitalisasi Program Bangga Kencana termasuk program Percepatan Penurunan Stunting.

Pj. Gubernur juga berharap melalui Seminar Kependudukan ini, peserta khususnya mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang sama, sehingga terbangun komitmen dalam memperkuat kolaborasi progra, baik ditingkat pemerintah daerah maupun di lapangan.

“Jangan pernah lelah, jangan pernah berhenti untuk mencari peluang-peluang, untuk membangun Provinsi lampung ini, karena disitulah kehebatan akan muncul pada saat kita dipaksa untuk berbuat sesuatu dan berkarya di Provinsi lampung, saya berharap ITERA ini menjadi pemikir-pemikir yang bisa menggerakkan provinsi lampung di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Nurizky Permanajati sekaligus sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar Kependudukan mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan seminar pendudukan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta komitmen dari Mitra pemerintah khususnya perguruan tinggi.

Nurizky juga menyampaikan bahwa acara ini diharapkan dapat menumbuhkan daya tarik kalangan mahasiswa dalam menanggapi berbagai masalah kependudukan dan isu-isu kependudukan yang ada sekaligus meningkatkan koordinasi dan konsolidasi program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga kependudukan dan keluarga berencana) dan juga pecepatan penurunan stunting di provinsi Lampung.

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB