Oktober 2024, Lampung Inflasi 1,94 Persen Terendah 9 Bulan Terakhir

Ilwadi Perkasa

Minggu, 3 November 2024 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafis Tingkat Inflasi Year on Year (y-on-y) Provinsi Lampung bulan Januari-Oktober,
2024 (Persen)

Grafis Tingkat Inflasi Year on Year (y-on-y) Provinsi Lampung bulan Januari-Oktober, 2024 (Persen)

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan inflasi year on year (yoy) pada Oktober 2024 Provinsi Lampung sebesar 1,94 persen. Ini adalah tingkat inflasi y-on-y terendah selama sembilan bulan terakhir.

Diketahui, inflasi gabungan di Lampung sempat mencapai 3,45 persen pada Maret 2024 setelah bertahan 3,38 persen pada Januari dan Februari 2024.

Tingkat inflasi yang terus menurun sejak April sampai Oktober 2024 tak lepas dari kerja keras Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemprov Lampung dan kabupaten/kota yang akfif melakukan pemantauan harga pasar dan menggelar pasar murah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Media ini mencatat kenaikan harga gabah/beras yang terjadi berbulan-bulan di provinsi penghasil beras ini berhasil ditekan melalui kegiatan pasar murah dan pemberian dana insentif ke kabupaten yang kesulitan mengendalikan inflasi.

Baca Juga  Gubernur Mirza Dorong BUMDes Suplai Pangan untuk MBG

Dana insentif inflasi untuk Pemprov Lampung yang kemudian disalurkan kepada Kabupaten Lampung Timur terbukti ampuh menahan gejolak inflasi di kabupaten itu.

Diketahui, tingginya inflasi di Lampung Timur hingga 4 persen lebih pada Maret 2024 hingga bulan-bulan berikutnya menjadi pemicu utama tingginya inflasi gabungan Provinsi Lampung.

Media ini mencatat, perkembangan inflasi selama tiga bulan terakhir di Lampung Timur berhasil diturunkan, di mana pada Oktober 2024 tercatat sebesar 2,07 persen.

Namun perkembangan inflasi yang relatif membaik (stabil menurun) di tiga daerah cakupan (Bandarlampung, Metro dan Lampung Timur) belum sepenuhnya berhasil dilakukan oleh TPID Kabupaten Mesuji. Inflasi di Mesuji dilaporkan tertinggi dan menjadi penyumbang inflasi gabungan Provinsi Lampung pada Oktober 2024.

Baca Juga  Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Dampingi Kapolri Tinjau Arus Balik Bakauheni

Inflasi di Kabupaten Mesuji pada Oktober 2024 tercatat sebesar 2,83 persen. Sebelumnya pada September 2024 sebesar 2,84 persen.

Media ini menyarankan TPID Kabupaten Mesuji sebaiknya aktif melakukan pemantauan harga terutama pada komoditas bawang merah, minyak goreng, tomat, nasi dengan lauk pauk, dan daging ayam ras.

Sebab, berdasarkan survey BPS, komoditas tersebut menjadi penyumbang dominan inflasi (mtm) Kabupaten Mesuji sebesar 0,48 persen. Bawang merah menyumbang sebesar 0,27 persen, tomat 0,18 persen, minyak goreng 0,10 persen, nasi dengan lauk sebesar 0,07 persen; dan daging ayam ras 0,06 persen.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Menariknya, dalam laporan BPS Lampung terkait perkembangan Indeks Harga Konsumen Oktober 2024, tidak lagi menyebutkan komoditas beras sebagai komoditas penyokong inflasi/deflasi. Kecuali di Kota Metro, komoditas beras masih menyumbang inflasi (yoy) sebesar 0,16 persen

Berikut perkembangan infkasi selama 9 bulan terakhir:
September 2,16 persen, Agustus 2,33 persen, Juli 2,55 persen, Juni 2,84 persen, Mei 3,09 persen, April 3,29 persen, Maret 3,45 persen, Februari dan Januari 2024 masing sebesar 3,28 persen.(iwa)

Berita Terkait

Wagub Jihan Targetkan Lampung Jadi Pilot Project Eliminasi TBC Nasional
Wagub Lampung Pacu Proyek Sekolah Rakyat Kota Baru Selesai Juni 2026
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!
Hilirisasi Komoditas, Gubernur Lampung Targetkan Kawasan Industri Way Kanan Beroperasi 2027
Lampung Siapkan Lahan 7 Hektare di Kota Baru demi Bangun Balai Diklat Industri
Pemprov Lampung Segera Terapkan Kebijakan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Sesuai STNK
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:54 WIB

Wagub Jihan Targetkan Lampung Jadi Pilot Project Eliminasi TBC Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 22:47 WIB

Wagub Lampung Pacu Proyek Sekolah Rakyat Kota Baru Selesai Juni 2026

Jumat, 24 April 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!

Jumat, 24 April 2026 - 18:56 WIB

Hilirisasi Komoditas, Gubernur Lampung Targetkan Kawasan Industri Way Kanan Beroperasi 2027

Jumat, 24 April 2026 - 15:56 WIB

Pemprov Lampung Segera Terapkan Kebijakan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Sesuai STNK

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Jumat, 24 April 2026 - 11:16 WIB

Sekda Lampung Marindo Kurniawan Motivasi Lulusan Teknik Unila Hadapi Bonus Demografi dan Tantangan Masa Depan

Jumat, 24 April 2026 - 09:12 WIB

Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Lampung, Gubernur Lampung Dorong Industri, UMKM, dan Pariwisata

Berita Terbaru

Standar kesehatan program Makan Bergizi Gratis Bandar Lampung.(ilustrasi: Netizenku)

Bandarlampung

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:40 WIB