\’Ngelurug\’ ke Kantor Bupati, LSM Lamteng Minta Tunda Lelang Proyek Bermasalah

Redaksi

Senin, 25 Juni 2018 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): LSM Lesper dan Bara-JP Lampung Tengah (Lamteng) meminta agar proses tender lelang proyek Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU setempat, ditunda.

Penundaan ini khusus bagi beberapa proyek yang dalam proses lelangnya bermasalah. Namun, pada proyek yang tidak bermasalah, diharapkan agar tetap dilanjutkan. Karena yang dipersoalkan, hanya pada beberapa proyek yang bermasalah pada tendernya.

Tuntutan ini disampaikan dua LSM tersebut, yang bersama-sama ngeluruk Pemkab Lamteng, Senin (25/6). Bersama ratusan massa dari berbagai kalangan, pengunjuk rasa tiba di lapangan Merdeka Gunungsugih, sekitar pukul 10.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan melakukan long march, sekitar pukul 10.30 WIB ratusan massa bergerak dari lapangan menuju Kantor Bupati Lamteng. Sekitar 14 orang perwakilan massa, diterima oleh Asisten Bidang (Asbid) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Usman Nahrawi, yang berembuk di ruang rapat Asisten.

Puluhan perwakilan massa yang di terima Asbid Kesra, menyampaikan semua kecurangan dan kesalahan yang diduga sengaja dilakukan oleh pihak panitia lelang. Karenanya mereka meminta agar Pemkab Lamteng melakukan perbaikan.

Permintaan massa, yaitu menunda lelang proyek yang bermasalah pada tender lalu, pergantian anggota panitia lelang, perbaikan sistem dan transparan dalam proses lelang. Perwakilan massa memberikan tenggat waktu 10 hari kepada Plt. Bupati untuk menyelesaikannya.

\”Kami minta kepada Bapak Plt. Bupati, agar segera menyelesaikan semua persoalan ini dalam waktu paling lama 10 hari. Bila tidak juga selesai, maka kami akan kembali unjuk rasa, dengan jumlah massa yang lebih besar,\” tegas Ketua Bara-JP Lamteng, Yunisa Putra.

Menanggapi tuntutan massa, Asbid Kesra, Usman Nahrawi mengatakan, dirinya akan segera menyampaikan semuanya kepada Plt. Bupati Loekman Djoyosoemarto. Mengenai hasilnya seperti apa, ia berjanji akan segera menyampaikan kepada perwakilan massa.

\”Semua keluhan, pengaduan dan tuntutan yang telah disampaikan, secepatnya akan kami sampaikan kepada bupati. Kami minta, kita semua bisa bersabar,\” harapnya. (Febir)

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Surajaya Minta Generasi Penerus Bangsa Wajib Jaga Pancasila
Pemprov Lampung Luncurkan Program MBG di Lamteng: Dorong Peningkatkan SDM dan Ekonomi Desa
Anggota DPRD Lampung Ajak Perempuan Bangun Bangsa
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:27 WIB

Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:10 WIB

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:03 WIB

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:36 WIB

HUT RI ke-81, Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kemerdekaan yang Meriah dan Khidmat Nuansa Merah Putih

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:01 WIB

Busroni Kawal Aspirasi Warga Gading Kencana soal Jalan dan Listrik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tubaba Rancang Perlindungan Lingkungan 30 Tahun, Lewat RPPLH Tahun 2026-2056

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB