BNNP Lampung: Minuman \’Torpedo\’ Jangan Dijual di Sekolah

Redaksi

Selasa, 16 Oktober 2018 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Netizenku.com): Kasus sayat tangan yang sempat terjadi di Lampung Tengah dan Bandar Lampung, rupanya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan minuman energi Torpedo.

Dugaan tersebut dibantah tegas oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.

Menurut Plt Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Lampung, Richard PL Tobing, minuman penambah stamina itu tidak ada kaitannya dengan penyayatan tangan, yang saat ini menjadi perbincangan bagi pelajar di Lampung.

Baca Juga  RSUD Abdul Moeloek Apresiasi Kritik Relawan untuk Perbaikan Pelayanan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Ini tidak ada hubungannya antara minuman tersebut dengan aksi penyayatan tangan. BPOM dan BNN RI sudah menguji, itu tidak mengandung bahan narkotika,\” kata Richard saat dihubungi pada Selasa (16/10/2018).

Menurutnya, minuman tersebut sama seperti minuman penambah stamina yang lain, dan ditegaskan bahwa Torpedo itu tidak boleh diminum oleh anak-anak dan ibu hamil.

Baca Juga  Mikdar Ilyas Dorong Pemprov Lampung Siapkan Anggaran Khusus Penanganan Bencana

Richard pun sangat menyayangkan minuman tersebut dijual bebas di sekolah.

\”Minuman Torpedo itu sama seperti minuman energi atau yang lainya, itu tidak boleh diminum anak-anak dan wanita hamil. Ini tidak boleh ada di kantin sekolah harusnya,\” tegas dia.

Namun dugaan utama beredarnya aksi penyayatan tangan tersebut bukan karena minuman penambah stamina itu, melainkan karena terprovokasi video-video tantangan (challange) dari berbagai sumber yang tersebar di medsos dan YouTube.

Baca Juga  Kebakaran Berulang di Way Kambas, Komisi II DPRD Lampung Dorong Pencegahan Diperkuat

\”Sekarang ini ponsel juga sudah bisa masuk ke sekolah, jadi jelas mereka itu mengetahui video itu (penyayatan tangan) dari YouTube dan Instagram. Jadi mungkin mereka tertantang,\” pungkasnya. (Agis)

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB