MB Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Dapil Lampung I

Redaksi

Sabtu, 29 Mei 2021 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Anggota Komisi I DPR RI, Mukhlis Basri, kembali ke Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I, diantaranya Kabupaten Lampung Barat, dalam rangka sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pada kegiatan yang dilaksanakan di Kantor DPC PDI Perjuangan setempat, diikuti oleh sekitar 100 peserta, selain para kader partai berlambang banteng moncong putih, juga para pemuda dan masyarakat umum, Sabtu (29/5).

Disampaikan Mukhlis, 4 Pilar Kebangsaan merupakan gagasan yang dilahirkan mantan ketua MPR RI, M Taufiq Kiemas yang merupakan kader terbaik PDI Perjuangan. Dan sampai saat ini gagasan tersebut dijalankan seluruh kader partai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat Indonesia harus mengetahui tentang nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan, baik Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, alhamdulillah sampai saat ini kader PDI Perjuangan selalu yang terdepan dalam melakukan sosialisasinya,” kata Mukhlis.

Menurut kader senior PDI Perjuangan Lampung tersebut, walaupun 4 Pilar disebutkan dalam satu kalimat, bukan berarti kedudukannya sama, tetapi Pancasila sebagai ideologi bangsa, merupakan Pilar tertinggi dalam bernegara.

Selanjutnya, kata Mukhlis, gagasan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, berawal dari kondisi bangsa pasca reformasi pada 1998, yang tidak hanya berdampak positif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi banyak tantangan yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan.

“PDI Perjuangan merupakan partai besar di Indonesia, tetapi selalu dikaitkan dengan isu-isu PKI, partai yang anti Pancasila, sementara kita semua tahu bahwa Pancasila dilahirkan oleh Bung Karno yang merupakan orang tua dari ketua umum DPP PDI Perjuangan ibu Megawati Soekarnoputri,” jelasnya.

Hal penting yang juga disampaikan bupati Lampung Barat priode 2007-2012 dan 2012-2017 tersebut, tentang isu PDI Perjuangan anti agama. Perlu diketahui bersama, bahwa kader PDI Perjuangan datang dari berbagai latar belakang, termasuk banyak dari kalangan tokoh agama Islam, baik kyai, ustad, dan ulama.

“Dasarnya apa yang mengatakan PDI Perjuangan itu partai yang anti agama, karena partai ini mengamalkan Pancasila yang di dalamnya terdapat sila pertama Ketuhanan yang maha esa. PDI Perjuangan sangat Pancasilais, itu tampak dari kader yang datang dari berbagai latar belakang dengan merangkul semua golongan,” ujar Mukhlis. (Iwan/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:39 WIB

GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:45 WIB

Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:05 WIB

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:12 WIB

Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:59 WIB

Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:32 WIB

Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:44 WIB

Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Berita Terbaru

Tanggamus

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Senin, 20 Jul 2026 - 20:35 WIB