May Day, Ratusan Buruh Usung 12 Tuntutan

Agis Dwi Prakoso

Rabu, 1 Mei 2024 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan buruh dalam peringkat Hari Buruh sedunia di Tugu Adipura, Rabu (1/5). Foto: Agis

Ratusan buruh dalam peringkat Hari Buruh sedunia di Tugu Adipura, Rabu (1/5). Foto: Agis

Bandarlampung (Netizenku.com): Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) menggelar aksi unjuk rasa di Tugu Adipura Kota Bandarlampung pada Rabu (1/5).

Unjuk rasa peringatan Hari Buruh atau May Day itu, mengusung 12 tuntutan antara lain cabut UU Cipta Kerja, tolak politik upah murah, tegakkan perlindungan buruh migran yang adil gender, ratifikasi konvensi ILO 190, stop union busting, sahkan RUU PRT, cabut UU No. 1 tahun 2023 tentang KUHP, cabut UU ASN, wujudkan pendidikan gratis ilmiah dan demokratis, wujudkan reforma agraria sejati, hentikan represifitas dan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat, tuntaskan pelanggaran HAM.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Ketua FSBKU Lampung, Heru Purwanto, mengatakan tuntutan ini merupakan permintaan dari seluruh buruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tuntutan kita sesuai dengan tema Festival May Day Melawan, kami gabungan dari rakyat melawan untuk pemerintah segera mencabut UU Cipta Kerja dan upah murah,” tegasnya.

Ia mengatakan aksi May Day kali ini berbeda dengan yang lain. Karena selain unjuk rasa, para buruh dan mahasiswa juga menggelar bakti sosial.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

“Kegiatan kami juga bergeser untuk mengadakan kegiatan yang bermanfaat. Nanti kami bersama mahasiswa ada pembagian baju layak pakai, konsultasi hukum gratis dan pemeriksaan kesehatan gratis,” ungkapnya.

Menurutnya kegiatan ini penting lantaran masih banyak warga di sekitar yang membutuhkan bantuan.

“Jadi kami juga aktif dan konsen dengan kegiatan sosial, seperti penindasan atau ada warga miskin kota yang kadang digusur,” tandasnya. (Agis)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:14 WIB

Hadiri Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri, Jihan Ajak Lulusan Kembali Bangun Daerah Asal

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:38 WIB

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:27 WIB

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB