BERBAGI

Pesawaran (Netizenku.com): M Nasir warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, yang juga Calon Bupati Pesawaran dengan nomor urut satu ini secara sah hari ini, telah mendapatkan gelar kehormatan Dalom Cahya Makhga dari keluarga besar adat Saibatin
Bandakh Makhga IV Waylima Buay Khandau Selimau.

Acara penobatan dan penyematan adok/gelar tersebut dihadiri oleh 14 para punyimbang adat Saibatin Bandakh Makhga IV Waylima, Buay Khandau Selimau yang berada di tiga Kecamatan Kedondong, Waylima dan Waykhilau, di lamban balak Kekhatun Kebandakhan Makhga Waylima, Desa Pasar Baru Kedondong, Sabtu (17/10).

Suntan Bandakh Makgha IV Waylima, Agus Bastian, dalam sambutannya menyampaikan pemberian gelar ini adalah penghenguk dan penghanggum dari para punyimbang adat Saibatin atas diakuinya M Nasir, sebagai bagian keluarga besar adat Saibatin Bandakh Makhga IV Waylima Buay khandau Selimau.

“Maka hari ini berdasarkan hasil musyawarah adat, M Nasir resmi dikukuhkan dan diakui sebagai bagian keluarga besar adat Saibatin Bandakh Makgha IV Waylima Buay Khandau Selimau dengan adok/gelar Dalom Cahya Makhga,” kata Bastian.

Menurut Agus Bastian, gelar Sutan Bandakh Makhga pemberian gelar Dalom Cahya Makhga kepada M Nasir, murni merupakan acara adat semata, tidak ada kaitannya dengan Pilkada Pesawaran.

“Pengenian adok jama M Nasir, ulih  kehangguman, pekhenguk sikam jama Ia (Pemberian gelar adat ini, sebagai bentuk kekaguman dan rasa sayang kami sama M Nasir),” ungkapnya.

Pemberian adat kepada salah satu calon bupati ini, sudah melalui tahapan panjang dari hasil musyawarah bersama para tokoh adat, sampai diputuskannya untuk mengakui M Nasir sebagai keluarga adat Bandkha Mahkga.

“Jadi perlu diperjelas dan diketahui, agar tidak disalahartikan. Saya katakan di sini, pemberian gelar adat ini, tidak ada urusannya dengan Pilkada, itu harus digarisbawahi,” tegasnya.

Sementara M Nasir, mengungkapkan rasa hormat dan terima kasihnya kepada Kebandkhaan Makhga, yang telah mempercayai dirinya untuk menyandang gelar Dalom Cahya Makhga dan menjadikannya sebagai keluarga sendiri di Kebuaian Sebatin tersebut.

“Dengan rasa bangga dan hormat kami sekeluarga besar. Saya ucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan para tokoh adat di sini, yang telah memberikan gelar adat Dalom Cahya Makhga kepada saya. Semoga gelar ini dapat memberikan cahaya harapan bagi masyarakat di sini,” singkatnya. (Soheh/len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here