M Nasir Ikut Kritisi Wacana Pembangunan Dua Gedung di Pesawaran

Redaksi

Rabu, 17 November 2021 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Kritikan keras mengenai rencana Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang akan melakukan pinjaman uang sebesar Rp150 miliar dengan bunga pengembalian 5,6 persen pertahun kepada PT Sarana Multi Insfrastruktur (Persero) untuk pembangunan Gedung Olar Raga (GOR) dan Museum Tapis di tahun 2022 terus mengalir.

Sebelumnya dilontarkan Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) kini ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Pesawaran, M. Nasir, juga ikut angkat bicara mengkrikitisi hal itu. Menurutnya yang juga mantan ketua DPRD ini, menilai kebijakan pemerintah tersebut adalah sebagai keputusan yang keliru.

“Dalam kondisi masih dalam masa pandemi saat ini, dengan keberadaan masyarakat yang masih didera serba kesulitan untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya, akan sangat bijak kalau pemerintah lebih mengutamakan untuk menggerakkan roda perekonomian dalam upaya nyata membantu masyarakat keluar dari kesulitan,” kata Nasir, Rabu (17/11).

Baca Juga  Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam hal itu pihaknya tidak menyalahkan upaya pemerintah. Hanya saja belum tepat waktunya untuk memikirkan hal itu, seharusnya pemerintah bisa lebih fokus menghidupkan perekonomian masyarakat, yang sekarang kondisinya masih sangat terpuruk.

“Rencana pemerintah saya nilai tidak salah, hanya saja masih belum tepat waktunya,” ucapnya.

Sebelumnya Ketua Harian FMPB, Saprudin Tanjung, menilai rencana pembangunan dua gedung tersebut, ada kesan dipaksakan untuk kepentingan pribadi bupati.

Baca Juga  Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

“Menurut kami memang pinjaman itu belum layak untuk dilakukan, karena di masa pandemi saat ini yang harus diupayakan pemerintah adalah mengangkat perekonomian masyarakat bukan malah pinjam uang yang kegunaan kami anggap tidak urgen,” kata Tanjung

Apa lagi, ungkap dia, bunga yang harus dibayarkan itu nilainya sangat besar, dari pinjaman Rp150 miliar, mengembalikannya selama 4 tahun, dengan bunga 5,6 persen pertahun , artinya selama 4 tahun ini ada kelebihan bunga 33 milyar lebih. Dan ini yang akan menjerat keuangan pemda apa lagi saat ini PAD di Kabupaten Pesawaran masih belum mencukupi untuk itu.

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

“Kalau ini sampai tidak terbayar akan dipotong dari dana DAU dan ini sangat memberatkan pemda,” ungkap Tanjung.

Diutarakan,Tanjung untuk saat ini semestinya pemerintah bisa lebih melihat kondisi dibawah untuk para pengrajin tapis yang ada , itu semestinya lebih diberi pada pelatihan dan modal bukan malah memikirkan pembangunan museumnya.

“Jadi saya kira rencana pemererintah ini kurang pas bahkan program yang dipaksakan, karena kita tahu sendiri jika program ini yang berjalan pemerintah tidak dapat apa-apa, karena bantuannya tidak bisa dimainkan. Tapi jika proyek kita tahu sendiri bagai mana permainan mereka,” ungkapnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB