oleh

Luhut Sebut Harvesting Gernas BBI Tingkatkan Transaksi Penjualan IKM-UKM

Pesawaran (Netizenku.com): Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menyebut kegiatan Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Lagawifest tahun 2022 yang digelar di Pulau Tegal Mas Kabupaten Pesawaran, merupakan salah satu bentuk mengkampanyekan pembelian dan penggunaan produk dalam negeri.

Diharapkan melalui Gernas BBI itu, IKM dapat mengembangkan usaha, meningkatkan transaksi penjualan dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ini dilatarbelakangi semangat untuk membangkitkan gairah pelaku usaha industri kecil dan menengah, serta mendongkrak pertumbuhan industri tanah air,” ucapnya saat menghadiri acara Lagawi Festival BBI di Pulau Tegal Mas Pesawaran Kamis (23/6).

Baca Juga  Polemik Tanah Adat Pesawaran Belum Temui Titik Terang

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih karena Provinsi Lampung terpilih menjadi salah satu tuan rumah gerakan nasional BBI tahun 2022, melalui event Lampung Begawi Festival atau Lagawi Fest dengan tema Satu Bumi Juta Karya.

Arinal mengatakan bahwa pasca pandemi, Industri Kecil Menengah IKM/UKM bangkit dari kelesuan. Di Provinsi Lampung saat ini terdapat sebanyak 95.401 IKM, didominasi oleh Industri makanan dan minuman, terbanyak berada di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur

“Pada tahun 2021, sektor industri pengolahan mengalami pertumbuhan sebesar 4,57%, sektor ini juga berkontribusi sebesar 19,65%, atau sebagai sektor kedua terbesar yang berkontribusi terhadap PDRB Provinsi Lampung,” ujarnya.

Baca Juga  Tak Digaji 3 Bulan, Pol PP Pesawaran Menjerit

Arinal memohon dukungan dari Menteri Perindustrian RI untuk berupaya menaikkan kelas para IKM/UKM melalui pelatihan peningkatan kualitas, sertifikasi mutu, desain kemasan, bantuan alat, pemasaran, dan akses pembiayaan.

“Provinsi Lampung sangat mendukung kemajuan dari IKM/UKM melalui Gernas BBI. Dengan Gernas BBI di Provinsi Lampung, IKM/UKM terpacu untuk menghasilkan produk yang berkualitas, dan masyarakat akan lebih mencintai dan bangga akan produk buatan dalam negeri,” kata Arinal.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona ingin produksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa bertransformasi merambah digitalisasi guna melebarkan akses dan jangkauan pemasaran hasil produksi UMKM.

“Tentunya dalam rangka pengembangan UMKM, selain terus meningkatkan kualitas produksi juga perlu adanya peningkatan kualitas SDM masyarakat, oleh karena itu, kita juga saat ini sedang melakukan maestro class untuk memberikan pemahaman terhadap para pelaku UMKM agar bisa membranding hasil produksinya,” ungkap Dendi.

Baca Juga  Police Go To School Sambangi SMAN 1 Padang Cermin

Di tengah kemajuan digital saat ini menurut dia perlu adanya pelatihan yang harus diberikan kepada para pelaku UMKM, sehingga para pelaku UMKM dapat menjual hasil tangannya melalui digital.

“Karena kita ketahui pasar digital saat ini sangat tinggi peminatnya, dan barangnya pun bisa dikenal oleh seluruh masyarakat yang ada di Lampung maupun luar daerah,” ucapnya. (Soheh/len)