BERBAGI

Pesawaran (Netizenku.com): Meski sudah urgent, diskresi untuk pengalihan anggaran guna penanganan virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Pesawaran hingga saat ini belum juga diajukan eksekutif ke DPRD. Padahal anggaran tersebut sangat mendesak, lantaran akan digunakan untuk kebutuhan para medis guna menuntaskan virus Covid-19.

“Untuk rencana diskresi anggaran, hingga saat ini mereka pihak eksekutif baru sebatas komunikasi dengan kita, saat ini pemerintah lagi mengaji anggaran-anggaran mana yang bisa disisihkan untuk diberikan guna menuntasan virus Covid-19 ini,” kata ketua DPRD Pesawaran, M Nasir usai melakukan Baksos, di Desa Sinar Bandung Negeri Katon, Jumat (3/4).

Pihaknya mengharapkan agar pemerintah secepatkan mengajukan, hal itu lantaran anggaran tersebut saat ini memang sedang sangat dibutuhkan untuk menuntaskan virus Covid-19.

“Kita mau mereka secepatkan menyampaikan secara formal, karena akan segera kita bahas di tinggkat DPRD. Harapan kita ini harus segera dibahas,  karena kemarin kita persoalan-persoalan di berbagai fasilitas kesehatan kita, yang semuanya masih sangat memprihatinkan, nah ini harus segera dilengkapi dan harus cepat geraknya, karena anggaran ini sangat dibutuhkan,” ucapnya.

Nasir mengungkapkan, untuk diskresi anggaran, banyak pos yang bisa diambil termasuk mengalihkan anggaran Pilkada.

“Pos yang akan kita ambil banyak, termasuk anggaran Pilkada bisa kita alihkan tapi yang jelas harus bisa dipertanggung jawabkan,” ungkapnya.

Pihaknya wewanti-wanti dengan adanya diskresi anggaran untuk penuntasan virus Covid-19 di wilayah Pesawaran, jangan sampai malah dijadikan ajang penyimpangan.

“Makanya, harapan saya aparat penegak hukum harus bisa melihat dan ikut andil, seperti jaksa, Kepolisian juga KPK, agar bisa mengawasi bersama pelaksanaan anggaran ini, jangan sampai bencana justru malah dijadikan ajang bancakan, saya sebagai Ketua DPRD akan melihat betul dan akan cek langsung ke lapangan terhadap anggaran-anggaran yang nanti akan kita alokasikan untuk penuntasan Covid-19,” tegasnya.

Bahkan lanjut Nasir, untuk penuntasan Covid-19 ini dukungan dan peran serta aparat desa juga sangat penting. Karena untuk pembelian APD saat ini bisa menggunakan Dana Desa.

“Kita juga sudah mengimbau kepada pemerintah desa, kepala desa agar bisa mendukung dalam rangka penuntasan Covid-19 ini, untuk dapat melaksanakan diskresi menggunakan Dana Desa untuk kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung dari pada pemberantasan virus ini. Misalnya untuk pembelian alat penyemprotan, mungkin juga bentuk perhatian dengan membeli APD Posyandu Puskes di desanya, pembelian masker, sabun, mungkin juga untuk himbauan-himbauan kita persilahkan juga, nanti dapat dipersetujui bersama BPD dan bisa dipertanggung jawabkan,” urainya. (Soheh/len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here