oleh

Layanan Hapus Tato Disambut Antusias

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah, DPW Ponpes Hidayatullah Lampung bekerja sama dengan Islamic Medical Service adakan layanan hapus tato.

Seperti diberitakan sebelumnya, layanan hapus tato ini dimaksudkan untuk membersihkan diri dan hati menyambut tahun baru Islam 1440 Hijriyah.

Pimpinan Ponpes Tahfiz Quran Hidayatullah Bandarlampung, Ustadz Suryana mengatakan, masyarakat yang ingin menghapus tato cukup membayar Rp1 juta untuk biaya operasional. Namun, banyak juga yang tatonya dihapus tanpa biaya.

Baca Juga  Disdikbud Bandarlampung Tambah Sekolah PTM Terbatas, Total Kini Ada 138

\”Sistemnya subsidi silang, jadi yang mampu bisa bayar untuk menanggung operasional saja, Rp 1 juta untuk ukuran besar tato 2 kali KTP. Kita juga menggratiskan bagi mereka yang tidak mampu, dengan catatan mampu menghafal Surah Ar-Rahman dan Al-Kahfi. Program ini tidak memberatkan bagi siapapun yang ingin hijrah,\” bebernya kepada Netizenku.com , Selasa (25/9).

Layanan hapus tato yang berlangsung di Pondok Pesantren Tahfiz Quran, Jalan Wr Supratman Nomor 57 Gedung Pakuon-Teluk Betung Selatan, Bandarlampung ini, pada hari pertama pelaksanaan telak diserbu oleh masyarakat. Terpantau sekitar 150 peserta telah mendaftar baik laki-laki maupun perempuan.

Baca Juga  Upaya Capai PAD, Pemkot Maksimalkan Potensi Pajak

Ustadz Suryana menjelaskan, nekanisme untuk mengikuti layanan ini, masyarakat bisa langsung datang ke lokasi, kemudian melakukan registrasi dan akan menunggu antrian.

\”Proses penghapusan dibagi menjadi tiga sesi yakni Lampung I hari Selasa, Lampung II Rabu, dan Lampung III Kamis, masing-masing segmen dilayani 50 orang,\” ujarnya.

Dikatakannya, peserta layanan hapus tato tidak hanya dari Lampung, melainkan dari Riau, Palembang, Banten dan beberapa kabupaten/kota di Lampung.

Baca Juga  Partisipasi Vaksinasi Lansia Rendah, IDI Sarankan Jemput Bola

\”Masih ada kemungkinan mendaftar, diprediksi akan bertambah diatas 150 orang. Awalnya kita batasai 100, tapi karena banyak yang datang maka kita perluasan. Mudah-mudahan bisa selesai,\” imbuhnya. (Aby)

Komentar