Lawan Hoax, ISNU Bandarlampung Gelar Dialog Publik

Redaksi

Kamis, 4 Oktober 2018 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam rangka menyonsong Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Bandarlampung adakan kegiatan \’Dialog Publik\’ dengan mengusung tema \”Santri Jihad Melawan Hoax\” di Gedung Pasca Sarjana IIB Darmajaya, Kamis (4/10).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Lampung, Kholida, Komisioner Bawaslu Kota Bandarlampung, Chandrawangsa, Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung, Ari Wibowo, Tim Sukses Jokowi-Ma\’ruf Amin, Mursaidin dan juga Tim Sukses Prabowo-Sandi, Aep Saripuddin.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Menurut Ketua Pengurus Wilayah ISNU Provinsi Lampung, Lazuardi Alwi, masyarakat saat ini masih membutuhkan edukasi yang lebih agar tidak termakan oleh kabar hoax.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Hari ini peserta dialog kita undang dari kalangan mahasiswa, karena merekalah yang berada di garis terdepan untuk selanjutnya memberikan informasi kepada masyarakat,\” ujarnya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Lebih lanjut Lazuardi mengharapkan, diskusi ini menghasilkan suatu model perlawanan terhadap isu-isu hoax. \”Kita manfaatkan era kemajuan teknologi ini dengan didasari pada hukum-hukum keilmuan yang sudah jelas kebenarannya, sehingga tidak ada kabar hoax yang kembali tersiar,\” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang ISNU Kota Bandarlampung, Mutakin mengatakan, adanya hari santri nasional merupakan bentuk apresisasi atau penghargaan yang diberikan pemerintah kepada santri.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Jika kita melihat pada masa penjajahan dulu, santri menjadi motor penggerak resolusi jihad, maka di zaman modern ini, santri juga harus menjadi garda utama perlawanan terhadap hoax,\” tutupnya. (Aby)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB