Lampung Memantau Sesalkan Rapid Test Ulang KPPS

Redaksi

Kamis, 3 Desember 2020 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lampung Memantau, Yan Barusal. Foto: Dokumentasi

Ketua Lampung Memantau, Yan Barusal. Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Lampung Memantau meminta semua pihak benar-benar memberikan perhatian serius terkait hasil rapid test Covid-19 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sedang berlangsung hingga Jumat (4/12) besok.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan pada 26-29 November lalu di 31 Puskesmas se-Kota Bandarlampung, tercatat 1.080 KPPS dinyatakan Reaktif.

Hasil pemeriksaan ini mengejutkan Ketua Lampung Memantau, Yan Barusal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Hal ini harus menjadi perhatian serius oleh semua pihak karena bisa menjadi klaster baru Covid-19 yang sejak awal menjadi kekhawatiran semua pihak,\” kata Yan dalam pernyataan tertulis yang diterima Netizenku, Kamis (3/12) malam.

Baca Juga  Elemen Masyarakat Bersatu Minta Arinal-Nunik Didiskualifikasi

Adanya kasus 1.080 KPPS yang reaktif ini menunjukkan Pilkada Bandarlampung yang dilaksanakan di tengah pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan, memang tidak layak untuk digelar dan akan menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat.

Pasca dinyatakan reaktif, Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedi Triayadi, lewat pernyataannya mengatakan akan mengganti semua KPPS yang reaktif dengan alasan memutus mata rantai penularan Covid-19 semakin meluas.

Baca Juga  Bawaslu Lampung Imbau Saksi Calon Kada Rapid Test Covid-19

Namun, ternyata KPU hari ini malah melakukan tes ulang terhadap KPPS tersebut.

\”Ini menunjukkan KPU tidak serius melihat persoalan ini. Harusnya KPPS tersebut dilakukan swab test untuk membuktikan apakah KPPS tersebut terkonfirmasi Covid-19 atau tidak. Tes ulang yang dilakukan oleh KPU Bandarlampung seperti ingin membuktikan bahwa 1080 KPPS yang dinyatakan reaktif tersebut adalah tidak benar,\” ujar Yan.

Baca Juga  Lampung Memantau Curiga Ada Kongkalikong di Balik Lolosnya Hipni-Melin

Dia berharap KPU Bandarlampung lebih serius melihat persoalan tersebut.

\”Jangan sampai hasrat menyelenggarakan pilkada yang harapannya akan menghasilkan pemimpin yang bisa memberikan manfaat kepada masyarakat malah mengancam hidup masyarakat itu sendiri,\” pungkas Yan. (Josua)

Berita Terkait

Menakar Politis Gen Z: Antara Idealism Tren dan Pragmatisme
Sirekap Dinilai Berpotensi Salah Baca Data, Penta Peturun: Saksi Harus Jeli
Jaringan Rakyat Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud
Besok, Mahfud MD ke Lampung
Dikunjungi Atiqoh, Relawan Wanita Tani Komitmen Dukung Ganjar-Mahfud
Atikoh Ganjar Bakal Syukuran Bareng Wanita Tani di Pringsewu
LDS Delegasikan Anggota dalam Konsolidasi Nasional Pemantau Pemilu
Pernyataan Sikap atas Disinformasi dan Pembingkaian Berita “Kaum Muda Bincang Demokrasi”

Berita Terkait

Minggu, 7 April 2024 - 06:00 WIB

PLN UID Lampung Siap Amankan Pasokan Listrik Idul Fitri 1445H

Jumat, 5 April 2024 - 08:35 WIB

PGN Pastikan Layanan Gas Bumi Aman dan Handal Selama Idul Fitri 1445 H

Kamis, 4 April 2024 - 00:34 WIB

Pernyataan Pelantikan PMII Balam Ditunda Salah, Rama Azizul: Dapid Novian Mastur Sah Dilantik

Selasa, 2 April 2024 - 22:02 WIB

Kolaborasi CCEP-Pondok Pesantren Bangun Kesadaran Lingkungan

Selasa, 2 April 2024 - 21:58 WIB

IHK Gabungan di Lampung pada Maret Tercatat Inflasi 0.36 Persen

Minggu, 31 Maret 2024 - 16:20 WIB

UPTD PPPA Balam Optimalisasi Pelayanan

Jumat, 29 Maret 2024 - 22:33 WIB

Humanika Balam Deklarasikan UA

Jumat, 29 Maret 2024 - 17:11 WIB

PMII Cabang Bandarlampung Segera Gelar Pelantikan

Berita Terbaru

Pesawaran

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Jumat, 12 Apr 2024 - 19:31 WIB

Celoteh

Petuah Margaret Thatcher dan Peluang Umar Ahmad

Senin, 8 Apr 2024 - 04:10 WIB

Bandarlampung

PLN UID Lampung Siap Amankan Pasokan Listrik Idul Fitri 1445H

Minggu, 7 Apr 2024 - 06:00 WIB