Lampung Fair 2018, Lamtim Usung Konsep Way Kambas

Lampung Timur (Netizenku): Pada ajang Lampung Fair 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) akan memvisualisasikan potensi-potensi unggulan daerah dari berbagai sektor.

Di antaranya bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perindustrian, perdagangan, pariwisata, dan UKM dengan mengusung konsep Way Kambas.

\”Jika tahun lalu kita mengangkat situs purbakala Pugung Raharjo, maka tahun ini saya ingin kita bisa angkat Way Kambas ke anjungan kita,\” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Timur (Lamtim) Syahrudin Putera, saat memimpin Rapat Persiapan Lampung Timur, menghadapi Lampung Fair 2018, di Aula Bawah Setdakab Lampung Timur, Rabu (26/9/2018).

Baca Juga  Wow! Lampung Fair 2018 Hadirkan Artis Papan Atas Indonesia

Rencananya, Lampung Fair 2018 akan diselenggarakan di Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung mulai 12 hingga 27 Oktober 2018, dengan mengangkat tema \’Lampung Mouth of the Dragon and Treasure of Sumatera\’.

\”Kita ketahui bersama bahwa kegiatan Lampung Fair ini adalah salah satu agenda tahunan di Provinsi Lampung, yang diikuti seluruh kabupaten, kota, serta instansi perusahaan swasta dan home industry,\” kata Syahruddin.

Baca Juga  Lampung Fair 2018: Ada Makanan Korea yang Bisa Keluarkan Asap

Diharapkan, ajang ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan informasi dan promosi daerah yang efektif bagi pemerintahan BUMD, dunia usaha, unit usaha kecil menengah, dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan pembangunan agar mampu dan memiliki daya saing di pasar global.

\”Sehubungan dengan hal itu, terkait keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, maka koordinasi dan persiapan perlu kita lakukan, dengan tujuan untuk mendapatkan masukan dari masing masing Organisiasi Perangkat Daerah (OPD) berkaitan dengan hal-hal apa saja yang nantinya akan di tampilkan di Anjungan Lampung Timur,\” kata Syahruddin.

Baca Juga  Sekdakab Lampung Timur Tegaskan Pentingnya Disiplin Pegawai

Dia mengingatkan kelemahan-kelemahan yang ada perlu di-explore, sehingga dapat menjadi kekuatan. (Nainggolan)

Komentar