Lagi, Wali Kota Ingatkan Warga Tak Buang Sampah ke Sungai

Redaksi

Senin, 16 November 2020 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN meninjau lokasi perbaikan saluran drainase di Kecamatan Sukarame, Senin (16/11). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Herman HN meninjau lokasi perbaikan saluran drainase di Kecamatan Sukarame, Senin (16/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Memasuki musim penghujan, Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengingatkan kembail warga Kota Tapis Berseri agar tidak membuang sampah, khususnya plastik, ke kali atau sungai.

\”Saya minta masyarakat jangan buang sampah ke kali, kan sudah kita siapkan tempat pembuangan sampah. Kalau asal buang sampah di kali, orang yang tinggal di permukiman bawah akan kebanjiran karena saluran mampet,\” kata Herman HN usai menerima bantuan sosial dari OJK dan Daarut Tauhiid Lampung secara simbolis di Sukarame, Senin (16/11).

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Enggak mungkin wali kota ke sungai, kita pantau bersama lah. Berikan informasi kepada saya, harus kita tangani,\” ujar dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah kota, lanjut Herman HN, telah menerjunkan personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi persoalan sungai yang tersumbat karena penumpukan sampah masyarakat.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

\”Untuk penanganan kali besar itu urusan pusat, tapi karena saya perduli, banyak yang saya rawat. Coba lihat tim saya, dimana-mana keruk sana sini sedari awal bukan karena orang laporin, setiap hari jalan dari Dinas PU, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup,\” katanya.

Di samping kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah ke kali, Herman HN juga menegur warga yang membangun permukiman di bekas areal persawahan tanpa melakukan penimbunan tanah terlebih dahulu.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

\”Lokasi perumahan baru yang dulunya sawah tidak ditimbun, ini yang membuat banjir. Harusnya dari perizinan enggak boleh, harus ditimbun dulu,\” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:47 WIB

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:27 WIB

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:56 WIB

ghofur, Pasir Laut Tidak Direkomendasikan untuk Konstruksi Jalan

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB

Jejak Dadan Cs di MBG Lampung.(Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:17 WIB