KUPT Puskesmas Roworejo Akui Kecolongan, Dua Warga Positif Covid-19 Tetap Berkeliaran

Redaksi

Senin, 14 September 2020 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pesawaran, Bambang FX, menilai tim gugus tugas Covid-19 dan Dinas Kesehatan setempat, lamban dalam penanganan warga yang terkonfirmasi Covid-19, seperti yang dialami dua warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Negerikaton, RA dan AS yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Meskipun dua warga ini telah dinyatakan positif, namun mereka tetap berkeliaran melakukan aktivitas dan tidak menjalani isolasi mandiri.

\”Dua warga Desa Sidumulyo, Kecamatan Negerikaton, ini sudah dinyatakan positif terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab yang dilakukan tenaga medis. Namun, yang menjadi ketakutan warga saat ini, mereka masih berkeliaran melakukan aktivitas,\” kata Bambang saat sidak di UPT Puskesmas Roworejo, Negerikaton, Senin (14/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semestinya, ditegaskan Bambang, tim gugus tugas segera melakukan rapid tes massal terhadap sejumlah desa yang memiliki kontak erat dengan RA dan AS. Pasalnya, kedua warga Sidomulyo tersebut tidak menjalani isolasi mandiri dan melakukan aktivitas seperti biasanya. RA yang bekerja sebagai pedagang kerupuk ini sudah berjualan ke  beberapa desa lainnya, seperti Desa Grujukan Baru, Roworejo, Poncokresno, Trisnomaju dan Lumbirejo hingga desa di Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

\”Segera lakukan rapid tes ke sejumlah desa yang didatangi RA sebagai pedagang kerupuk tersebut, karena sudah meluas. Dan tim gugus tugas harus bergerak cepat, ini nggak bisa dibiarkan,\” tegas Bambang.

Lambatnya koordinasi pihak UPT Puskesmas Roworejo, kepada tim gugus tugas di Desa Sidomulyo merupakan langkah yang teledor. Pasalnya, pasca di tes swab pada Kamis (10/9), seharusnya mereka segera berkoordinasi dengan tim gugus tugas desa hingga kabupaten, sehingga bisa diambil langkah-langkah preventif

\”Ketika sudah ada indikasi warga yang terpapar virus Corona, tenaga medis harus segera berkoordinasi dengan gugus tugas di desa. Tetapi kedua warga hanya disarankan isolasi mandiri, sejauh mana efektifitas isolasi mandiri. Apalagi mereka sudah diambil swab dan hasilnya positif,\” ungkapnya.

Seharusnya, lanjut Bambang, ketika diketahui warga yang positif Covid-19 dapat diisolasi ke RSUD Pesawaran dan melakukan tindakan cepat ke bawah. Karena saat ini ruang isolasi di RSUD Pesawaran memang sudah disediakan bagi pasien yang positif Covid-19.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

\”Sampai hari ini tim gugus tugas kabupaten dan dinas kesehatan belum ada tindakan cepat. Padahal di RSUD sudah ada ruang isolasi yang dibangun dengan biaya ratusan juta. Jadi untuk apa ruangan tersebut kalau tidak digunakan. Seharusnya dua warga ini segera diisolasi di RSUD Pesawaran, kalau nggak digunakan mending nggak usah difungsikan itu ruangan,\” sesalnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Roworejo, Eni Widiawati, saat ditemui mengakui bahwa pihaknya kecolongan dengan keberadaan kedua warga yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut. Lantaran saat dilakukan pemeriksaan awal, kedua warga ini tidak jujur.

\”Mereka ini baru jujur setelah hasil swab mereka ke luar hasilnya positif Covid-19, lantaran pernah kontak dengan pimpinan yang terpapar Covid-19 tempat dia berkerja di Bandarlampung. Kemudian RA memiliki kontak dengan pendatang dari Metro. Jujur, kami juga miris karena RA tidak jujur kalau pernah kontak dengan orang yang positif Covid-19, ketika datang ke sini kami juga khawatir. Begitu kedua warga tes swab,\” ucapnya.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Terpisah, Kepala Desa Sidomulyo, Mulyadi, menyayangkan informasi yang disampaikan pihak UPT Puskesmas Roworejo, kepada tim gugus desa tidak segera disampaikan. Pasalnya jeda waktu dari tes swab pada Kamis (10/9) sampai hasil keluar pada Minggu (13/9) kedua warga yang positif Vovid-19 tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Dikhawatirkan orang-orang yang kontak dengan kedua warga tersebut terpapar virus Corona.

\”Saya mendapat informasi dari pihak Puskesmas via telepon bahwa ada warga saya yang positif terkonfirmasi Covid-19, saya tidak mengetahui kedua warga sudah beraktivitas seperti biasanya sejak diambil swab pada Kamis tersebut. Sehingga tidak dapat memberikan pembatasan gerak kepada kedua warganya,\” ujarnya.

Namun bergitu mendapat informasi kemarin, ia langsung menginformasikan kepada seluruh jajaran, untuk membatasi pertemuan. Dan hari ini langsung melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh rumah warga. (Soheh/Len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:35 WIB

Dua Pemuda Pringsewu Diamankan usai Curi HP

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:33 WIB

Wabup Pringsewu Perkuat Sinergi dengan DMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:16 WIB

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:24 WIB

Dua Remaja Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:21 WIB

DPRD Pringsewu Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WIB

Bupati Pringsewu Lantik 36 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:58 WIB

Hari Bhayangkara, Polres Pringsewu Perkuat Komitmen Pelayanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:55 WIB

Satu Abad Podorejo, Wabup Pringsewu Ajak Warga Lestarikan Sejarah

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:14 WIB

Tulang Bawang Barat

Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:09 WIB

Lampung

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 13:01 WIB

Tulang Bawang Barat

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:30 WIB

Tulang Bawang Barat

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:28 WIB