KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen raya MT-1 jagung sekitar bulan Januari – Maret, perlu menjadi perhatian pemerintah presiden Prabowo Subianto untuk membeli hasil panen petani jagung diseluruh Nusantara lewat perum Bulog.

(Netizenku.com): “Jangan ada permainan harga jagung di tingkat petani, pemerintah sudah mengeluarkan SK no. 18 tahun 2025 tentang penetapan HPP jagung, ini menjadi landasan perum Bulog menyerap hasil panen petani jagung, kita mendorong kesejahteraan petani dan swasembada jagung nasional, silahkan hubungi JPPN kalau ada oknum yang bermain harga” kata ketum JPPN Hasrat elharun tanjung di Jakarta

Baca Juga  Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Merujuk data BPS memprediksi luas panen jagung nasional akan meningkat sebesar 20,91% secara tahunan (YoY) pada periode November 2025 hingga Januari 2026. Potensi Produksi Awal Tahun: Potensi produksi jagung pada periode Januari-Februari 2026 diperkirakan mencapai 3,14 juta ton (pipilan kering kadar air 14%) dengan potensi luas panen sekitar 0,53 juta hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaringan Petani Persada Nusantara-JPPN mendukung program pemerintah swasembada jagung Nasional dengan mendorong ekosistem kepeloporan JPPN petani jagung kecamatan dengan konsolidasi hamparan. Kepeloporan JPPN harus menjadi leader percontohan garda terdepan mendorong swasembada jagung dengan bimbingan teknis dan akses pascapanen serta program pemerintah disektor pertanian tanaman jagung.

Baca Juga  Gubernur Lampung Instruksikan RSUDAM Berbenah

Program swasembada jagung Nasional ini harus menjadi perhatian khusus kepala daerah sampai tingkat desa yang berpotensi penghasil jagung, alokasi dana Desa (DD) wajib minimal 20% untuk program ketahanan pangan dan hewani, sesuai Permendes No. 2 Tahun 2024 dan Kepmendes No. 3 Tahun 2025, yang bertujuan memperkuat kemandirian desa melalui BUMDes untuk mengelola potensi pangan lokal, mendukung program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dan mensejahterakan warga.

Baca Juga  Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat

Pemerintah, melalui Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor jagung pada tahun 2026 dan bahkan siap untuk melakukan ekspor, mengingat produksi yang melimpah di sejumlah sentra. Target produksi jagung nasional sepanjang tahun 2026 diprediksi mencapai sekitar 18 juta ton. (*)

Berita Terkait

Komisi V DPRD Lampung Dorong Direktur Baru RSUDAM Lanjutkan Program Pendahulu
Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak
Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober
Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi
Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan
HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran
Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB