Kejari Tubaba Tutup Tahap I SIKEBUT

Arie

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menegaskan komitmennya mendukung tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel melalui kegiatan Penerangan Hukum bertema “Aparatur Kuat, Tiyuh Hebat”. Acara ini digelar di Aula Rapat Kantor Bupati Tubaba, Kamis (04/12/2025).

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kegiatan tersebut dihadiri Kajari Tubaba Mochamad Iqbal beserta jajaran, Wakil Bupati Nadirsyah, Inspektorat, Dinas PMT, para camat, pengurus APDESI Kecamatan, serta seluruh Kepala Tiyuh se-Kabupaten Tubaba.

Kajari didampingi Kasi Intelijen Ardi Herlian Syach, menjelaskan kegiatan ini merupakan penutup stage pertama program Sistem Kerja Bersama untuk Tiyuh (SIKEBUT), hasil kolaborasi Kejari Tubaba bersama Pemerintah Kabupaten Tubaba dalam program Jaga Desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, hasil evaluasi tahap I menemukan sejumlah persoalan di tingkat Tiyuh. Mulai dari pengelolaan Dana Desa (DD) yang belum optimal sejak perencanaan hingga pelaporan, aset tanah Tiyuh yang belum bersertifikat, hingga berbagai kendala administratif lainnya.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Perkuat Fiskal Daerah, Layanan Publik Tetap Jadi Prioritas

“Temuan-temuan ini menjadi catatan penting. Pada tahap II nanti, kami akan fokus pada pembinaan dan asistensi terhadap tahapan kerja Kepala Tiyuh. Tujuannya untuk memperbaiki kinerja aparatur dan mewujudkan tata kelola Desa yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Iqbal.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari juga menerima penghargaan dari Bupati Tubaba dan Ketua APDESI Tubaba sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam menggagas inovasi SIKEBUT yang dinilai berdampak nyata bagi penguatan pemerintahan Tiyuh.

“Melalui program ini, kami menegaskan kembali peran strategis Kejaksaan dalam mendampingi pemerintah Desa agar mampu menciptakan tata kelola yang baik serta memperkuat kapasitas aparatur untuk pelayanan publik yang lebih efektif,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di tingkat Tiyuh.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

“Jadikan pertemuan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah bersama untuk menyatukan visi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata dia.

Ia menegaskan setiap aparatur memiliki tugas dan fungsi yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Niat kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tapi niat baik saja tidak cukup. Tata kelola harus benar, pelaporan harus benar, agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Nadirsyah juga mengingatkan agar pengelolaan Dana Desa dilakukan secara transparan dan akuntabel. Karena itu, pembinaan terhadap aparatur Tiyuh harus dilakukan berkelanjutan, termasuk oleh Kejaksaan. Ia menambahkan, Kepala Tiyuh juga tidak bekerja sendiri karena mendapat dukungan dari berbagai tingkatan pemerintahan.

“Asistensi memang kewenangan camat, tetapi tidak membatasi aparatur Tiyuh untuk berkonsultasi dengan jajaran di atasnya. Jika ada masalah, laporkan kepada camat, PMT, atau pihak terkait secara berjenjang,” jelasnya.

Baca Juga  Harga Gabah dan Jagung Naik, Komoditas Unggulan Tubaba Masih Stabil di Tengah Kemarau

Wabup juga menyoroti pentingnya pemahaman aparatur terhadap pelaporan keuangan, terutama SPJ. Menurutnya, banyak aparatur memiliki niat baik, namun kurang memahami aturan teknis sehingga berpotensi menimbulkan masalah hukum. Ia mengapresiasi langkah Kejaksaan dalam pembinaan serta penggunaan aplikasi Sikebut.

“Kita beruntung pihak kejaksaan mau turun langsung memberikan pembinaan. Ini harus dimanfaatkan agar aparatur tidak terjebak masalah hukum hanya karena ketidaktahuan,” ungkapnya.

Terkait aset Tiyuh, Nadirsyah mendorong keterbukaan dan pemanfaatan pendampingan dari Jaksa Pengacara Negara bidang Datun.

“Jika ada persoalan aset, mintalah pendampingan Datun. Mereka siap membantu agar pengelolaan aset Tiyuh tidak menyalahi aturan,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, ia kembali menekankan pentingnya kerja sama dan semangat kolektif dalam membangun Tiyuh.

“Apa yang tidak bisa dilakukan Tiyuh, bisa ditopang Pemda. Yang penting kita satu semangat: memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Tubaba,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB