Suasana ceria menyelimuti halaman SD Mutiara Bangsa, Kelurahan Pringsewu Barat, Kamis (4/8/2025). Puluhan siswa kelas 1 hingga 6 antusias mengikuti sosialisasi anti-bullying yang menghadirkan Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, sebagai narasumber utama.
Pringsewu (Netizenku.com): Dengan tema “Peduli dan Lindungi”, Kapolres mengajak siswa tumbuh menjadi pribadi peduli serta berani melindungi teman dari segala bentuk perundungan. Lewat bahasa sederhana dan penuh keakraban, anak-anak diajak untuk tidak diam saat melihat temannya diperlakukan tidak adil.
Dalam kegiatan ini, siswa dibekali langkah-langkah sederhana melawan bullying, seperti berani berkata tegas kepada pelaku, mencari bantuan guru, serta menguatkan korban agar tidak merasa sendirian. Kehadiran Polwan Satlantas Polres Pringsewu dan Ketua Bhayangkari Cabang Pringsewu, Ayu Yunnus, membuat pesan edukatif semakin mudah dipahami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di bawah rindangnya pepohonan, anak-anak antusias mengikuti permainan edukatif bernilai kepedulian. Mereka belajar bahwa menjadi “pahlawan kecil” bukan hanya soal keberanian, tetapi juga tentang hati yang mau melindungi sesama.
“Jadilah anak yang berani menolak segala bentuk perundungan. Jangan takut bicara kepada guru atau orang tua. Ingat, kita semua harus peduli dan saling melindungi agar sekolah menjadi tempat yang aman dan menyenangkan,” pesan Kapolres di akhir kegiatan.
Kapolres menegaskan, program sosialisasi ini merupakan komitmen kepolisian menanamkan karakter positif sejak dini.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa bullying tidak boleh dibiarkan. Dengan menumbuhkan kepedulian, mereka bisa saling melindungi dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pencegahan bullying tidak bisa hanya dibebankan kepada anak-anak. Sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar perlu bersinergi untuk mengawasi dan membimbing mereka.
“Dengan keterlibatan semua pihak, upaya mencegah bullying akan lebih efektif. Anak-anak pun dapat tumbuh dengan rasa aman dan percaya diri,” tandasnya. (*)








