Jelang Ramadhan Harga Beras Medium Rp8.800/Kg

Redaksi

Kamis, 3 Mei 2018 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan (Bulan Suci Ramadhan) Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Lampung bersama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Lampung dan Polda Lampung (Satgas Pangan) melakukan peninjauan harga beras dibeberapa pasar di Bandarlampung (3/5).

Tinjauan ini merupakan salah satu langkah dini dari Bulog Divre Lampung untuk mengetahui perkembangan harga beras di pasaran. Dalam pantauan di pasar Kangkung, didapati harga beras dengan kualitas medium Rp8.800 – Rp9.450/kilogram, dan untuk beras kualitas premium berkisar antara Rp11.500 – Rp. 12.500/kilogram , sedangkan di Pasar Pasir Gintung harga beras medium berkisar Rp8.500 – Rp9.500/kilogram dan untuk kualitas premium berkisar Rp11.500 – Rp12.000/kilogram.

Baca Juga  Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi ini sejalan dengan rilis Badan Pusat Statistik pada bulan April dimana Kota Bandarlampung mengalami deflasi sebesar -0.01, dengan komoditi beras sebagai penyumbang deflasi sebesar 0.36 persen,” ucap Kepala Bidang Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Divre Lampung, Joko Tri Septanto.

Disinggung menganai stok beras yang tersedia, ia mengungkapkan Bulog masih memiliki cadangan beras sampai 6 bulan kedepan. “Stok yang tersedia di kami cukup sampai dengan penyaluran 6 bulan kedepan, dan kami masih akan melakukan penetrasi pasar untuk beras kualitas medium sehingga harga beras dipasaran sesuai atau dibawah harga eceran tertinggi dalam sesuai Permendag No. 57 untuk beras medium Rp9.450/kg dan premium Rp12.800/kg,” jelasnya

Baca Juga  Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Joko juga menambahkan bahwa Stok yang terdapat di Bulog Lampung, kemungkinan masih akan terus mengalami penambahan seiring dengan masih berjalannya proses pengadaan (penyerapan gabah/beras) dari petani yang dibeli oleh Bulog Lampung. “Rata-rata pemasukan kita 800 sampai 1.000 ton perhari,” pungkasnya. (*Aby)

Berita Terkait

Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:23 WIB

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:16 WIB