Jelang Puasa dan Lebaran, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Harga

Redaksi

Rabu, 18 April 2018 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Menjelang puasa dan lebaran, kebutuhan akan bahan kebutuhan pokok semakin meninggi. Untuk menjaga stabilitas harga, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI), Pemerintah Provinsi Lampung, dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung lakukan rapat koordinasi stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok, di Aula Rapat BI Perwakilan Lampung, Rabu (18/4).

Menurut Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahya Widayanti mengatakan, sesuai dengan arahan Menteri Perdagangan untuk terus menjaga pasokan dan stabilitas harga, dan juga diikuti dengan arahan Presiden Indonesia bahwa sebelum bulan puasa harga beras dan daging harus sudah turun.

Baca Juga  Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB
\"\"

\”Ini menjadi PR bagi kita semua bukan hanya dipusat, tapi juga di daerah-daerah. Karena itu kita harus turun kelapangan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tersebut benar-turun,\” ucapnya saat diwawancara awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya yang akan dilakukan Kemendag lanjutnya, akan menggelontorkan beras-beras medium yang ada di Bulog untuk dijual dengan ketentuan penjualan menggunakan harga eceran tertinggi (HET).

\”Masyarakat kita masih banyak yang menggunakan beras medium, karenanya kita menggelontorkan beras medium. Kalau daging kita akan menjual dengan harga 80rb per kilonya. Cara jualnya bukan kita jual sendiri dengan buka lapak dipasar, tapi kita menyalurkan kepada penjual yang ada disana,\” ungkap Tjahya.

Baca Juga  Eva Minta Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Data Akurat

\"\"

Terkait ketersediaan sayuran jenis holtikultura, Tjahya menjelaskan bahwa saat ini di seluruh Indonesia masih kekurangan tempat penyimpanan sayur tersebut. \”Jadi penyimpanannya nanti diusahakan tidak menggunakan freezer lagi, karena akan merusak kualitas sayuran, akan tetapi menggunakan sistem control atmosphere storage atau biasa kita kenal CAS, sehingga sayuran kita bisa prima sampai 3 bulan,\” paparnya.

Menanggapi hal itu, Pelaksana tuga (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis mengatakan, upaya yang akan dilakukan untuk menjaga ketersedian pangan dan stabilitas harga tersebut adalah dengan melakukan pemantauan kesiapan pangan di seluruh kabupaten/kota, menyelenggarakan operasi pasar dan pasar murah, memastikan penyaluran beras sejahtera (rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan kualias terjaga, menjaga jangkauan harga secara konsisten, mengawasi kelancaran dan keamanan distribusi pangan antar daerah serta mencegah penurunan komoditas pangan.

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersedian bahan pangan di Provinsi Lampung pada kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lampung yang melaksanakan Puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri. Bahkan statment dari gabungan pengusaha daging Lampung, sampai bulan Juli pun, persediaan daging kita masih siap,\”  tandasnya. (Aby)

Berita Terkait

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan
Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB