Jaga Ketahanan Pangan, Target Produksi Jagung Pringsewu Meningkat

Reza

Rabu, 13 Agustus 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Pringsewu menargetkan produksi jagung tahun 2025 mencapai 48.899 ton, meningkat dibandingkan capaian 2024 sebesar 42.073 ton dan 2023 sebesar 37.301 ton.

Pringsewu (Netizenku.com): Target ini diharapkan tidak hanya menjadi angka capaian produksi, tetapi juga menjadi langkah strategis meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, saat launching program Petani Mitra Adhyaksa (PMA) dan UMKM Mitra Adhyaksa (UMA) di Pekon Enggalrejo, Kecamatan Adiluwih, Rabu (13/8/2025).

Baca Juga  Sepuluh Personel Polres Pringsewu Terima Satya Lencana Pengabdian dari Presiden RI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kecamatan Adiluwih memiliki lahan jagung sekitar 2.500 hektar. Ini potensi besar yang harus dioptimalkan. Namun, musim tanam ketiga ini memiliki tantangan seperti ketersediaan air, potensi serangan hama dan penyakit, serta akses pertanian yang terbatas,” ujarnya.

Selain jagung, Pemkab Pringsewu juga menargetkan luas tanam padi 25.851 hektar dengan target produksi 151.146 ton gabah kering giling. Target ini akan didukung melalui program Gerakan Listrik Masuk Sawah (Gelisah) yang memanfaatkan sumur bor untuk membantu petani. Namun, kendala rendahnya tegangan listrik dan belum meratanya jaringan masih dihadapi.

Baca Juga  Pengurus PMI Pringsewu Audiensi Dengan Ketua PMI Lampung

“Kami sudah berkoordinasi dengan PLN, dan berharap kejaksaan dapat memfasilitasi percepatan penambahan gardu trafo dan jaringan listrik,” kata Riyanto.

Bupati juga menegaskan Lampung merupakan salah satu provinsi unggulan di sektor pertanian, dengan padi dan jagung sebagai komoditas utama yang menyumbang signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

Di sektor UMKM, Pemkab Pringsewu berkomitmen memperkuat pemberdayaan pelaku usaha kecil sebagai pilar ekonomi daerah. Program UMKM Mitra Adhyaksa dinilai sangat membantu, terutama dalam legalitas usaha. Hingga kini, sekitar 100 pelaku UMKM telah mendapatkan pendampingan untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi keamanan pangan, dan PIRT.

Baca Juga  Almira Nabila Hadiri Bincang Jumat bersama PWI Pringsewu

“Legalitas menjadi pondasi penting agar UMKM berkembang, masuk pasar yang lebih luas, dan mampu bersaing,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

DPD Pekat IB Pringsewu Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama
PWI Pringsewu Berikan Penghargaan kepada Kapolres atas Sinergi Bersama Insan Pers
Pekan Kedua Ramadan, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli
Bupati Pringsewu Sampaikan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
Pasca Banjir, Bupati Pringsewu Turunkan Alat Berat Bersihkan Drainase
Bupati Hadiri Buka Puasa Bersama PWI Pringsewu
Almira Nabila Hadiri Bincang Jumat bersama PWI Pringsewu
Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:58 WIB

Pemprov Lampung Imbau Warga Cek Izin Edar dan Kedaluwarsa Pangan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:42 WIB

Distribusi dan Sertifikasi Jadi Tantangan Dapur MBG Lampung

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:25 WIB

Pemprov Lampung Tetapkan Dewan Pendidikan 2025–2030

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:13 WIB

Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah Ramadan di Pringsewu

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:01 WIB

Mirzani dan Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Lampung

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:34 WIB

Pemprov Lampung Salurkan Ratusan Paket Sembako di Bulan Ramadan

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Senin, 9 Mar 2026 - 23:00 WIB