IWO Berbeda dengan IWOI

Redaksi

Senin, 6 Maret 2023 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Menyikapi banyaknya pertanyaan dari masyarakat Provinsi Lampung yang mempertanyakan apakan Ikatan wartawan Online (IWO) sama dengan IWOI (Ikatan wartawan online Indonesia).

Ketua Pengurus wilayah (PW) IWO Lampung, Riko Amir menjelaskan bahwa IWO dan IWOI adalah organisasi yang berbeda, IWO Lampung adalah organisasi pers yang hadir di Lampung sejak tahun 2017 dan saat ini telah memiliki susunan Pengurus Daerah (PD) hampir di seluruh 15 Kabupaten/kota di Lampung.

“Masyarakat harus tahu biar tidak bingung jadi saya jelaskan bahwa Ikatan Wartawan Online (IWO) adalah organisasi pers yang berbeda dengan IWOI (Ikatan Wartawan Online Indonesia). IWO Lampung adalah organisasi pers yang hadir di Lampung sejak tahun 2017 dan saat ini telah memiliki Pengurus Daerah (PD) di 15 Kabupaten/ kota di Lampung dan setiap PD dipimpin oleh Ketua dengan anggotanya adalah wartawan-wartawan yang saat ini masih aktif dengan SK yang langsung ditandatangai Pimpimpinan Pengurus Pusat (PP) IWO yang berdomisili di Jakarta serta bersandar pada AD/ART IWO. Mungkin karena namanya mirip saja terkadang memang membuat masyarakat yang tidak tahu agak bingung,” jelas Riko.

Baca Juga  RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan media online LIPUTANGLOBAL-NEWS.COM ini juga mengatakan, bahwa IWO saat ini khususnya di Lampung terus bergerak dengan fokus membekali seluruh anggotanya dengan berbagai Pelatihan Jurnalistik.

“ Kami fokus pada penguatan stuktur IWO di Lampung serta penguatan SDM dengan membekali berbagai pelatihan-pelatihan jurnalistik dan peningkatan Kompetensi anggota dengan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) setiap tahunnya yang berkerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta sebagai Lembaga penguji resmi UKW yang di tunjuk oleh Dewan Pers,” terangnya.

Baca Juga  Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Riko juga berharap kedepan dengan penjelasan ini masyarakat khususnya di Lampung tidak lagi bingung dan bertanya lagi terkait apa itu IWO dan apa itu IWOI.

“Kami pengurus IWO di Lampung ini terbuka dan siap bekerjasama dengan oraganisasi pers lainnya untuk selalu menjaga kode etik pers dan marwah pers,” tutupnya.(rls/Arj)

Berita Terkait

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun
Antisipasi Banjir, Satgas Gabungan Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi-Way Balau
Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB