Inspektorat Pesawaran Segera Panggil Kades “Nakal” Penyimpang DD

Leni Marlina

Kamis, 29 Agustus 2024 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Terkait adanya dugaan indikasi korupsi Dana Desa (DD) tahun 2023, yang dilakukan oleh para oknum kepala desa di 4 desa yakni Desa Gerning, Kresno Widodo, Margorejo dan Sriwidari, Kecamatan Tegineneng. Inspektorat Kabupaten Pesawaran akan segera memanggil yang bersangkutan.

“Saya sangat geram mendengar, apa yang terjadi di empat desa itu, terlebih ulah yang dilakukan para oknum kades dan perangkatnya itu. Pokoknya secepatnya kita akan memanggilnya untuk kita mintakan keterangan akan kebenaran yang sebenarnya terjadi,” janji Singgih, Kepala Inspektorat kabupaten setempat, Kamis (29/8/2024).

Nanti kata Singgih, jika dari proses pemeriksaan yang dilakukan kepada para oknum kades 4 desa itu terbukti ditemukan unsur pelanggaran dilakukan, tentunya sesuai aturan pihaknya akan meneruskannya kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga  Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita lihat saja nanti hasil proses pemeriksaannya, kalau terbukti memang ada pelanggaran, saya tidak akan sungkan melanjutkannya ke APH, untuk diproses hukum,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) sorot indikasi korupsi Dana Desa (DD) tahun 2023, yang terjadi di 4 desa. Dari hasil investigasi dan penelusuran yang dilakukan di lapangan, ditemukan modus yang dipakai para oknum Kades dan perangkatnya yakni melakukan mark up anggaran dari setiap kegiatan yang dibiayai dari DD 2023 tersebut.

Menyikapi maraknya indikasi terjadi korupsi DD di Kabupaten Pesawaran, Ketua AMP Saprudin Tanjung, mengungkapkan keprihatinannya atas temuan yang didapat lembaganya tersebut.

Baca Juga  Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi

Sebagai contoh, kata Tanjung, temuan yang didapat dan terjadi pada Desa Gerning, DD tahun 2023 menganggarkan kegiatan onderlagh di Dusun Srimulyo dengan Panjang 500 Meter, Lebar 2,5 Meter Senilai Rp118.670.000, serta pembukaan badan jalan di Dusun Cibanban dengan Panjang 500 Meter, Lebar 5 Meter Senilai Rp22.140.000.

“Setelah di cross check lapangan, faktanya kegiatan onderlagh dan pembukaan jalan tersebut, sarat dengan penyimpangan, Ini terbukti dengan rincian anggaran biaya yang tertera di APBDes Desa setempat yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ucap
Saprudin Tanjung saat turun langsung ke lokasi di empat desa tersebut, pada Senin, (26/8/2024).

Sama, temuan yang didapat di Desa Margo Rejo, Sriwidari dan Kresno Widodo, dalam sejumlah program kegiatan yang bersumber dari DD, sarat di mark up dan fiktif.

Baca Juga  Tubaba Memikat Desainer Dunia Naoto Fukasawa "Tubaba Bak Syurga"

Selain itu, Saprudin Tanjung juga menyoroti terkait persoalan Penerimaan Bagi Hasil Pajak (PBH) dan Alokasi Dana Desa (ADD), yang dikeluhkan oleh banyak aparat desa dan menjadi isu publik di Kabupaten Pesawaran yang tak kunjung dibayar oleh Pemerintah Daerah.

“Yang paling krusial itu sebenarnya di tahun 2023, berdasarkan Peraturan Bupati Tahun 2022, ADD dan PBH, sudah disahkan untuk penerimaannya kepada desa, tapi yang terjadi itu tidak sesuai dangan apa yang di Perbubkan, ini miris sekali, karena berdampak pada tersendatnya pelaksanaan kegiatan yang ada di desa-desa tidak terealisasi atau bisa dikatakan fiktif,” pungkasnya. (Soheh)

Berita Terkait

Dukung Tubaba Cerdas, Disperpusip Gelar Layanan Keliling ke Sekolah dan Pesantren
Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027
Tubaba Memikat Desainer Dunia Naoto Fukasawa “Tubaba Bak Syurga”
Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi
Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan
Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Tersangka Pembunuh Istri Siri Dilimpahkan ke Kejari Pringsewu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:08 WIB

PWI Pringsewu Gandeng Empat Kampus Tingkatkan Literasi Media

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Pencuri Tertidur di Rumah Sasaran, Diamankan Warga di Pringsewu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:16 WIB

SMPN 2 Pringsewu Dapat Perpustakaan Digital Rp500 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Bupati Pringsewu Buka Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:28 WIB

AKBP Dadi Perdana Putra Resmi Jabat Kapolres Pringsewu, Lanjutkan Program Cultural Policing

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Balap Liar di Pringsewu Digerebek, Delapan Motor Disita

Berita Terbaru

Bandarlampung

Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:27 WIB

Lampung Selatan

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:23 WIB

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Segera Perbaiki Jalan RA Basyid

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:20 WIB